Breaking News:

Pengadilan Tinggi Bandung Perberat Hukuman Sang Mantan Anggota DPRD Jabar, Abdul Rozaq Muslim

Sang mantan anggota DPRD Jabar, Abdul Rozaq Muslim mendapat hukuman lebih berat, dari putusan Majelis Hakim. 

Editor: dedy herdiana
TribunJabar.id/Mega Nugraha
Sejumlah anggota DPRD Jabar yang dihadirkan sebagai saksi di persidangan dengan terdakwa Abdul Rozaq Muslim di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Selasa (25/5/2021) malam, tidak mengakui menerima uang ratusan juta dari Rozaq. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sang mantan anggota DPRD Jabar, Abdul Rozaq Muslim mendapat hukuman lebih berat, dari putusan Majelis Hakim. 

Hukuman Abdul Rozaq Muslim, diperberat Majelis Pengadilan Tinggi (PT) Bandung dari empat tahun menjadi lima tahun kurungan penjara.

Amar putusan itu dibacakan majelis hakim yang diketuai Sir Johan dengan anggota Brhj. Ummi Maskanah dan Agoeng Rahardjo pada 7 Oktober 2021, setelah jaksa KPK Trimulyono Hendradifeby mengajukan banding. 

Abdul Rozaq Muslim dinilai terbukti bersalah, melakukan korupsi dana bantuan provinsi guna sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Indramayu

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Abdul Rozaq Muslim dengan pidana penjara selama lima tahun dan pidana denda sebesar Rp 200 juta dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar oleh terdakwa, maka akan diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan," ujar hakim, dikutip dari website Mahkamah Agung (MA), Rabu (3/11/2021). 

Baca juga: Abdul Rozaq Muslim Disikat KPK Terkait Kasus Suap Banprov Indramayu, Aliran Uang Terus Ditelusuri

KPK saat menggeledah kediaman tersangka Abdul Rozaq Muslim (ARM) di Desa Karangampel Kidul, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu Rabu (2/12/2020).
KPK saat menggeledah kediaman tersangka Abdul Rozaq Muslim (ARM) di Desa Karangampel Kidul, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu Rabu (2/12/2020). (Foto istimewa)

Abdul Rozaq Muslim juga diminta membayar uang pengganti sebesar Rp 9.180.500.000. Jumlah tersebut lebih besar dari putusan hakim pengadilan Tipikor Bandung, yang memita mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 5 miliar. 

"Selanjutnya (uang pengganti) disetorkan ke kas negara cq kas daerah pemerintah Kabupaten Indramayu dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut," katanya. 

Apabila Abdul Rozaq Muslim tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka akan diganti dipidana penjara selama dua tahun dan enam bulan. 

Tak hanya itu, Abdul Rozaq juga dikenakan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik dari satu tahun menjadi dua tahun. 

Sebelumnya, Abdul Rozaq Muslim divonis empat tahun penjara. Mantan anggota DPRD Jabar itu dikenakan Pasl 12 huruf A Undang-Undang tindak pidana korupsi

Selain hukuman fisik, Abdul Rozaq juga dikenakan hukuman denda sebesar Rp 250 juta subsidair enam bulan kurungan penjara.

Baca juga: Ade Barkah dan Siti Aisyah Terdakwa Kasus Suap Banprov Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa KPK

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved