Rabu, 29 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Tatang Tak Perlu Lagi Melintas Bukit untuk Beli BBM, Pertashop Hadir di Desa Argalingga Majalengka

Sengatan sinar matahari tak membuat Tatang Tarsono (54) menghentikan langkahnya yang sudah beberapa ratus meter mendorong sepeda motornya.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Potret Pertashop di Desa Argalingga, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA -  Sengatan sinar matahari tak membuat Tatang Tarsono (54) menghentikan langkahnya yang sudah beberapa ratus meter mendorong sepeda motornya.

Pria warga Desa Argalingga, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka itu terpaksa mendorong motornya karena sudah tidak tersisa setetes pun bensin di tangkinya.

Motor itu sudah butut dan indikator bahan bakarnya tidak berfungsi, sehingga ia kerap tidak tahu bensinnya sudah habis.

Masalah motor butut bukan satu-satunya yang dihadapi Tatang.

Ia masih harus  mendorong motor butut itu hingga sampai ke SPBU yang 10 km jauhnya dan melewati bukit.

"Ya jauh kalau harus ke SPBU mah, jaraknya 10 kilometer, ya setengah jam lah sampai. Bolak balik sudah sejam," ujar Tatang kepada Tribun, Jumat (29/10/2021).

Sebenarnya, untuk mendukung kegiatannya bertani, Tatang setidaknya membutuhkan 3 liter bensin per hari.

Tetapi karena harus membeli bensin di SPBU sejauh itu, kebutuhan itu rata-rata bertambah menjadi dua kali lipat.

Masalah bagi petani di kaki Gunung Ciremai itu akan bertambah kalau motornya rewel karena ada bagiannya yang rusak.

"Jadi kalau ngadat ya harus ke bengkel, otomatis keluar biaya lebih, udah mah beli bensin jauh pakai tenaga, harus ngeluarin uang lagi lebih banyak," ucapnya.

Rutinitas melelahkan itu sontak berubah ketika Pertashop hadir di desanya setahun terakhir ini.

Pada 17 Agustus 2020 lalu atau bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia, Pertamina resmi membangun sebuah Pertashop di Desa Argalingga

Tatang tidak lagi harus keluar dari desa hanya untuk membeli beberapa liter bensin.

"Nggak kebayang jika Pertashop belum ada di sini. kami masih harus turun ke bawah selama 30 menit untuk isi bensin. Walau ada yang eceran, tentunya berbeda baik harga maupun kualitasnya. Mungkin saja sudah murni," jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved