Breaking News:

Kakek Viral dari Majalengka

Buntut Viral, Kakek Caslam yang Dianiaya Warga Banyak Didatangi Orang, Ada dari Youtuber dan Musisi

dari banyaknya orang yang datang ke rumah Caslam, ada sejumlah tamu yang menarik perhatian masyarakat.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Caslam (65), pemulung dari Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka mendadak viral di media sosial lantaran diduga menjadi korban penganiayaan oleh warga 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Buntut viralnya video penganiayaan terhadap seorang kakek bernama Caslam (65), rumahnya yang berada di Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka terus didatangi oleh banyak orang.

Kepala Desa Cicadas, Umarzen mengatakan, sejak Senin, rumahnya Caslam di Blok Gugunungan, terus didatangi orang.

Disebut dia, orang yang datang diketahui berasal dari berbagai kalangan.

"Ya Senin kan videonya viral, nah Selasa tuh langsung banyak yang datang. Saya sebagai kepala desa juga banyak yang datang ke kantor, minta diantar ke rumah Pak Caslam," ujar Umarzen kepada Tribun, Jumat (29/10/2021).

Baca juga: KRONOLOGI Lengkap Kakek Pemulung Dianiaya Warga Setelah Dituduh Mencuri, Caslam Bilang Begini

Baca juga: Pegiat Medsos Kumpulkan Rp 2,1 Juta dari Donasi untuk Kakek Caslam Korban Penganiayaan di Majalengka

Dijelaskan dia, dari banyaknya orang yang datang ke rumah Caslam, ada sejumlah tamu yang menarik perhatian masyarakat.

Sebut saja, youtuber Pratiwi Novianti dan musisi asal Kota Bandung, Erwin Moron.

"Kalau youtuber Pratiwi datang hari Rabu kalah gak salah, Erwin kemarin. Kedatangan mereka membuat warga kami banyak yang ingin menyaksikan langsung," ucapnya.

Lebih jauh Umarzen mengatakan, bahwa kedatangan mereka untuk memberikan bantuan kepada Pak Caslam demi meringankan beban perekenomian keluarganya.

Sebab, seperti diketahui, Caslam saat ini berprofesi sebagai pemulung dan saat ini istrinya sedang mengalami sakit stroke.

"Penghasilannya juga sekitar Rp 25-70 ribu per hari. Di luar Pak Caslam salah atau tidak mencuri, mereka murni berkegiatan sosial membantu warga kami. Alhamdulillah, selain memberikan bantuan uang, ada juga yang memberi sembako," jelas dia.

Seperti diketahui, video viral penganiayaan terhadap Caslam (65), seorang pemulung asal Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka ramai diperbincangkan di media sosial.

Sebab, dalam video itu terlihat Pak Caslam yang sedang duduk di kursi panjang menggunakan kaos berwarna cokelat, didorong dan dipukul oleh sejumlah warga yang berada di belakangnya.

Kejadian penganiayaan diketahui terjadi di Desa Cibogor, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.

Di mana lokasi tersebut, menjadi salah satu lokasi  yang sering didatangi Caslam untuk mencari barang-barang bekas.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved