Breaking News:

Kabar Baik, di Masa PPKM Level 3, Tak Ada RT di Majalengka Zona Merah Covid-19

Menurut Dinas Kesehatan Majalengka, saat ini sudah tidak ada daerah tingkat RT berstatus zona merah di kota angin saat ini.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
ISTIMEWA
Update Covid-19 harian di Kabupaten Majalengka, Senin (25/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Kabupaten Majalengka terus bergulir.

Naiknya PPKM di Majalengka ke level 3 diketahui karena cakupan sasaran vaksinasi belum mencukupi.

Kendati demikian, menurut Dinas Kesehatan Majalengka, saat ini sudah tidak ada daerah tingkat RT berstatus zona merah di kota angin saat ini.

Sementara, jumlah RT di Majalengka sendiri, yakni 6.557 RT.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Kesehatan Majalengka, Agus Susanto mengatakan, pihaknya mensyukuri tak adanya RT yang tercatat zona merah Covid-19.

Menurutnya, hal itu baru diperoleh sejak masa PPKM diberlakukan pada bulan Juli lalu.

"Zona merah tingkat RT alhamdulilah sudah nihil. Semoga dapat mempertahankannya ke depan," ujar Agus dalam keterangan resminya yang diterima Tribun, Senin (25/10/2021).

Sementara, per Senin (11/10/2021) ini, penambahan kasus Covid-19 berjumlah 3 kasus.

Penambahan itu berasal dari dari dua kecamatan, yaitu Jatitujuh 1 kasus dan Majalengka 2 kasus.

"Sebenarnya terkait kasus di kami itu sudah landai, hanya memang cakupan vaksinasi yang membuat kami naik level 3. Semoga bisa kembali turun ke level 2," ucapnya.

Namun, Agus mengingatkan, setiap pencapaian pengendalian Covid-19 adalah peringatan agar tetap taat protokol kesehatan dan melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 secara bertanggung jawab.

Menurut dia, terbuka kemungkinan Majalengka kembali ke zona merah (level 4) jika tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam berbagai aktivitas.

“Kita pasti akan kembali ke zona merah, jika kita tidak disiplin. Jangan sampai kita jadi pemicu naiknya kasus kembali,” jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved