Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Petunjuk Baru Pembunuhan Tuti dan Amalia Diungkap Ahli Forensik dari Kuku Amel: Petunjuk Emas

Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti mengungkap hasil autopsi ulang jenazah Tuti dan Amalia yang merupakan korban pembunuhan di Subang.

Editor: Mumu Mujahidin
(kolase Instagram drhastry/TribunJabar)
3 jam autopsi Jasad Tuti dan Amalia, dr Hastry sebut pelaku pembunuhan akan terungkap 

Setelah memeriksa sidik jari, dr Hastry mencurigai adanya bukti jejak pelaku pada kuku korban Amalia.

Bukti pada kuku Amalia ini menunjukkan dugaan kalau korban sempat melakukan perlawanan kepada pelaku pembunuhan sebelum dihabisi.

"Sambil memeriksa sidik jari, kita lihat juga tanda-tanda di tubuhnya.

Kalau ada perlawan, misalnya mencakar, memukul atau mencubit pelaku itu terlihat dari epitel yang tertinggal di kuku korban," ujar dr Hastry.

"Jari-jarinya sekalian diambil untuk diperiksa DNAnya. Itu kita periksa lengkap," tambahnya.

Selain itu, dr Hastry pun mencocokkan pemeriksaan primer dan sekunder terkait jasad Amalia dan Tuti.

Untuk pemeriksaan sekunder, keluarga korban turut dicecar polisi untuk memastikan data pada tubuh Tuti dan Amalia.

"Karena identifikasi itu ada 2, primer dan sekunder. Primer itu dari gigi, sidik jari dan DNA.

Kalau sekunder itu dari data medis yang saya periksa semuanya. Ada tanda tato kah, bekas operasi, tanda lahir. Itu kita cocokkan dari keterangan keluarganya," pungkas dr Hastry.

Ahli Forensik dr Hastry temukan petunjuk di kuku Amalia, anak Tuti diduga sempat melawan pelaku
Ahli Forensik dr Hastry temukan petunjuk di kuku Amalia, anak Tuti diduga sempat melawan pelaku (Youtube Tribunnews/TribunJabar)

Amalia Diduga Sempat Melawan

Untuk mengungkap kasus pembunuhan di Subang, tak hanya mengumpulkan keterangan saksi, sejumlah alat bukti pun diperiksa.

Pada awalnya, diduga kematian ibu dan anak itu karena perampokan.

Namun ketika diselidiki, tidak ditemukan barang berharga hilang dari dalam mobil maupun dari dalam rumah korban.

"Kalau pencurian memang tidak ada barang berharga yang hilang.

Sudah dicek ya tadi sama tim, tidak ada yang hilang, hanya berantakan saja," ujar AKBP Sumarni dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunJabar, Rabu (18/8/2021).

Akan tetapi, saat melakukan olah TKP, polisi justru menemukan papan penggilasan yang sudah berlumuran darah di dekat mayat korban.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved