Kabar Baik, Bandung Barat Kini PPKM Level 2, Semua Objek Wisata Boleh Dibuka, Ini Aturannya

Hengky Kurniawan mengatakan, terkait kelonggaran pada PPKM level 2 ini pihaknya akan mengikuti sesuai dengan arahan Inmendagri

Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Kondisi arus lalu lintas di Kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (12/9/2021)). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah turun level dalam menerapkan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi level 2 setelah sebelumnya bertahan pada level 3 selama beberapa bulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, terkait kelonggaran pada PPKM level 2 ini pihaknya akan mengikuti sesuai dengan arahan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 3, 2 dan 1 Covid-19 di wilayah Jawa-Bali.

"Sektor wisata pada level 2 boleh tetapi ada aturan yang harus diikuti misalnya pembatasan kapasitas pengunjung dan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat," ujar Hengky Kurniawan di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Selasa (19/10/2021).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan (Tribun Jabar / Hilman Kamaludin)

Menurutnya, wilayah KBB tersebut bisa turun menjadi level 2 ini merupakan kerja keras dari semua pihak yang telah bahu membahu melawan pandemi Covid-19 ini secara bersama-sama dan konsisten.

"Kita bersyukur, Alhamdulillah KBB saat ini turun ke level 2. Artinya kerja keras semua Satgas Covid-19 KBB, baik nakes dan stakeholder lainnya berhasil menekan laju kasus Covid-19," kata Hengky.

Capaian tersebut juga, kata Hengky, tidak terlepas dari tingkat kedisiplinan dan kesadaran masyarakat Bandung Barat dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 ini cukup tinggi.

"Ini juga sebagai bukti bahwa edukasi yang dilakukan hingga tingkat bawah soal pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19 ini berhasil menekan tren kasus Covid-19," ucapnya.

Hengky mengatakan, hingga saat ini juga pihaknya masih melakukan vaksinasi Covid-19 secara masif kepada masyarakat agar herd immunity masyarakat terbentuk dalam waktu dekat ini.

"Ini sebagai upaya pemerintah mengantisipasi adanya gelombang 3 Covid-19 pada akhir tahun. Harapan kami juga dengan dicapainya 100 persen vaksinasi bisa menurunkan KBB ke level 1," katanya.

Disisi lain, pihaknya juga meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan disiplin supaya potensi penyebaran Covid-19 bisa diantisipasi.

"Walaupun saat ini tren kasus terus menurun tetapi masyarakat diimbau untuk tidak lengah, tetap jalankan prokes Covid-19 dengan baik," ucap Hengky.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved