TKW Indramayu Akhirnya Ditemukan

Terungkap Alasan Casmi TKW Asal Indramayu Ditahan Sang Majikan, Tak Boleh Pulang ke Indonesia

Casmi ternyata dipindah majikan setelah bekerja selama 4 tahun dan tertahan oleh majikannya di wilayah kota Uwaiqilah

Foto istimewa/Keluarga
Casmi (56) Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu yang tertahan pulang di Arab Saudi. 

"Tapi majikannya itu sempat menahan, alasannya karena kalau mencari pekerja baru harus membeli lagi dengan harga mahal, jadinya ditahan-tahan," ujar dia.

Kata Juwarih, setelah perdebatan cukup lama oleh pihak KBRI dan desakan dari kepolisian, majikannya tersebut akhirnya mau memulangkan Casmi ke Indonesia.

Majikannya tersebut juga membayarkan sisa gaji Casmi yang tidak dibayar selama 5 tahun sebesar SAR 73.500 riyal Arab Saudi sekitar Rp 270 juta.

"Diharapkan Casmi bisa segera dipulangkan, karena kendalanya saat ini karena jarangnya penerbangan di Arab Saudi, kendalanya di situ," ujar dia.

Baca juga: Keluarga Sudah Tak Sabar Ingin Segera Bertemu dengan Casmi TKW Asal Indramayu yang Hilang 12 Tahun

Keluarga Tak Sabar Ingin Bertemu

Ditemukannya Casmi (56) Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu langsung disambut hangat pihak keluarga.

Pihak keluarga bahkan diketahui tak kuasa menahan bahagia setelah mendapat kabar tersebut.

Hal tersebut disampaikan Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih kepada Tribuncirebon.com, Jumat (15/10/2021).

Juwarih mengatakan, karena bahagia, pihak keluarga bahkan terus menanyakan kapan Casmi bisa sampai ke Indonesia.

Baca juga: BREAKING NEWS - TKW Indramayu yang Hilang 12 Tahun di Arab Saudi Akhirnya Ditemukan

"Mereka terus bertanya kapan bisa pulang," ujar dia.

Juwarih menjelaskan, pihak SBMI pun sudah memberikan pengertian terhadap keluarga Casmi.

Pihaknya pun belum bisa memastikan kapan Casmi bisa dibawa ke tanah air.

Kendalanya, disampaikan Juwarih karena masih jarangnya penerbangan di Arab Saudi, dampak dari pandemi Covid-19.

Casmi pun sampai saat ini masih berada di Shelter KBRI Riyadh setelah dijemput paksa dari rumah majikan, didampingi oleh kepolisian setempat.

"Tapi kalau untuk hak-haknya, sekarang ini sudah selesai dan sudah dibayarkan," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved