Breaking News:

PON XX Papua 2021

Sudah Ada Yang Pulang Duluan, Ridwan Kamil Ingatkan Atlet PON XX Harus Karantina Lebih Dulu

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan atlet Jawa Barat yang telah mengikuti PON XX Papua harus menjalani karantina terlebih dulu

Editor: dedy herdiana
Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat membuka acara Tentang Ahmad Djuhara Pameran dan Talkshow di Ruang Kreatif Ahmad Djuhara, Kota Cirebon, Selasa (12/10/2021) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan atlet Jawa Barat yang telah mengikuti PON XX Papua harus menjalani karantina terlebih dulu setelah sampai di Jawa Barat.

Ia pun akan menelusuri kabar mengenai sejumlah atlet yang sudah pulang lebih dulu ke kampung halamannya.

Ia mengatakan berdasarkan arahan dan peraturan terbaru terkait PON di tengah pandemi, para atlet dan siapapun yang tinggal lebih dari tujuh hari di Papua harus menjalani karantina setelah pulang ke daerah asal.

"Karantina satu di BPSDM Jabar, dua di KONI Jabar, karena peraturannya barangsiapa ke Papua, ke PON, lebih dari tujuh hari, maka pulangnya harus beradaptasi, karantina dulu selama lima hari," katanya di Gedung Sate, Rabu (13/10).

Mengenai kabar adanya atlet yang pulang lebih dulu menggunakan biaya sendiri dan belum menjalani karantina, pihaknya akan melakukan penelusuran terlebih dulu.

"Saya sudah perintahkan Pak Sekda karena teknis ada di Pak Sekda. Jangan sampai ada berita atlet di Jawa Barat pulangnya tidak terlayani dengan baik. Kalau ternyata ada, kita harus tabayun dulu," katanya.

Jika memang ada kekurangan atau kekeliruan, katanya, pihaknya minta untuk segera diperbaiki.

Namun berdasarkan kejadian-kejadian sebelumnya, atlet yang pulang lebih dulu disebabkan keinginan atletnya sendiri untuk segera pulang secara mandiri, bukan karena tidak mendapat fasilitas pemerintah.

Ia pun kian optimistis Jawa Barat menjadi Juara Umum PON XX Papua. Berdasarkan website resmi PON XX Papua Rabu (13/10) pukul 12.20, Jabar masih menguasai perolehan medali dengan raihan 112 emas, 88 perak, dan 99 perunggu, di atas Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Papua.

"Hari ini masih leading, mohon doa dari media Jawa Barat agar didoakan juga untuk juara umum di PON dalam hari esok dan Jumat, tinggal dua hari lagi," katanya di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (13/10).

Ia menitipkan semangat dalam pertandingan dan lomba agar visi misi Jawa Barat yang Juara Lahir Batin bisa direalisasikan dengan kemenangan-kemenangan, sehingga bisa memperlihatkan semangat bangkit di tengah pandemi Covid-19.

"Kan selama satu setengah tahun tuh masyarakat beritanya negatif, butuh penyemangat lah salah satunya adalah normalitas kita di olahraga," katanya.

Ia mengatakan mengenai juara umum, belum bisa berandai-andai. Tapi kalau melihat dan menghitung secara matematikanya, kemungkinan Jabar kembali juara umum sangat besar.

"Kita per tadi pagi kan sudah berbeda 12 emas ya dengan ranking dua, dan masih ada rombongan peraih emas lagi sekitar 20-an mengantri untuk tampil di final. Harusnya kalau tidak ada halangan kita bisa meraih lagi juara umum. Kalau terjadi ya ini bukti bahwa kita bukan jago kandang," katanya.

Baca juga: Atlet Asal Ciamis Peraih Medali Emas PON XX Papua Pulang Naik Angkum, Ridwan Kamil: Tabayun Dulu

Baca juga: Tak Ingin Atletnya Seperti Atlet Ciamis, Bupati Majalengka Akan Sambut Kepulangan dari PON XX Papua

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved