Breaking News:

Berita Viral

VIRAL Ibu Paksa Anak Mengemis di Lampu Merah Palembang, Setoran Kurang Anak Dipukul

wanita tersebut merupakan ibu yang memaksa anaknya mengemis, namun karena uang setoran kurang, ia memukul anaknya tersebut.

Editor: Mumu Mujahidin
(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)
OK (21) ibu muda yang tega memukuli putranya sendiri lantaran tak mendapatkan uang dari hasil mengamen dan menjual tisu ketika berada di Polrestabes Palembang, Senin(11/10/2021). 

Motif penganiayaan berdasarkan pengakuan pelakunya, karena sang anak (korban) tidak mendapatkan uang untuk disetorkan kepada ibunya.

"Karena tidak mendapatkan uang makanya korban dipukul. Dalam sehari korban bisa mendapatkan uang mulai Rp 150 ribu - Rp 350 ribu," jelasnya.

Baca juga: SOSOK Agus Dartono Pensiunan Polri yang Mengemis Jadi Manusia Silver di Semarang, Ini Alasannya

Selanjutnya Unit PPA akan bekerjasama dengan Dinas Sosial apakah korban akan dititipkan di panti sosial.

Atas kejadian tersebut, korban diketahui mengalami trauma bahkan saat dibawa ke Unit PPA, anak pelaku bersembunyi dan lari ketakutan saat melihat ibunya sendiri karena sering dipukuli.

"Nanti kita koordinasikan kembali apakah korban akan diserahkan ke panti sosial atau ada neneknya yang menjamin akan diasuh," terangnya.

Sementara pelaku Oktarina di hadapan polisi mengaku telah mengajak anak kandungnya mengemis selama satu tahun dua bulan.

Ibu tiga orang anak ini, mengaku hanya mengajak D untuk mengemis di sekitaran lampu merah Simpang Charitas.

Baca juga: Ibu Aniaya Anak Kandung hingga Tewas, Pinjam Cangkul Bilang Hendak Ngubur Kucing

Wanita yang dipenuhi tato pada tangannya ini dalam satu hari menargetkan kepada anaknya uang hasil mengemis yang didapat mencapai Rp 350 ribu.

Okta tega memukul anaknya lantaran target uang hasil mengemis kurang dari target.

"Targetnya Rp 300 ribu-Rp 350 ribu per hari. Sedangkan yang didapat anak saya malam itu cuma Rp 250 ribu, makanya saya marah. Sebelum kejadian ini dapat Rp 600 ribu sehari Uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari, " ujar Okta.

Ia mengajak anak keduanya itu mengemis setiap hari dari pukul 13:00 WIB siang hingga pukul 00:00 WIB tengah malam.

Hal ini ia lakukan karena sang suami sedang mendekam di jeruji besi.

"Aku juga ikut minta sambil jualan tissu, suami sudah dipenjara karena narkoba, " katanya.

(TribunSumsel.com/Rachmad Kurniawan)

Berita lain terkait Ibu Paksa Anak Mengemis

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved