Breaking News:

Saat Tahu Bonus Atlet PON Dianggarkan Tahun 2022, Begini Tanggapan Atlet Peraih Medali Emas Asal KBB

Atlet peraih medali emas asal KBB, Kharisma Tantri Herlina (24), mengatakan, pihaknya mengingatkan agar Pemprov Jabar tidak terlambat

Editor: dedy herdiana
tribunnews.com
Ilustrasi uang bonus 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Atlet peraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) atau PON XX Papua 2021 asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), angkat bicara terkait uang kadeudeuh atau bonus dari Pemprov Jabar yang baru bisa dianggarkan pada tahun 2022 mendatang.

Atlet peraih medali emas asal KBB, Kharisma Tantri Herlina (24), mengatakan, pihaknya mengingatkan agar Pemprov Jabar tidak terlambat dalam mencairkan bonus bagi para atlet tersebut, sehingga kalau bisa harus dipercepat.

"Kalau terkait bonus saya belum tahu kapan cairnya dan berapa karena kemarin-kemarin juga belum ada pembicaraan ke kami para atlet," ujarnya atlet peraih medali emas cabor gulat kelas 62 kilogram gaya bebas ini, saat dihubungi Tribun Jabar, Senin (11/10/2021).

Baca juga: DEKATI 100 Medali Emas, Jabar Makin Kokoh di Puncak Klasemen Sementara PON XX Papua 2021

Ia mengatakan, pencairan bonus pada PON 2016 juga sempat terlambat, sehingga pada tahun ini diharapkan kejadian seperti itu tidak sampai terulang karena para atlet sudah berjuang untuk membanggakan daerahnya masing-masing.

"Kalau misalnya ada keterlambatan kaya gitu ya jangan lah, kalau bisa lebih dipercepat. Waktu PON 2016 juga gitu, dulu keluar bonusnya tahun 2017 karena baru dianggarkan pada tahun berikutnya," kata Kharisma.

Kharisma Tantri Herlina, mendapat medali emas di cabang olahraga gulat di PON XX 2021 Papua.
Kharisma Tantri Herlina, mendapat medali emas di cabang olahraga gulat di PON XX 2021 Papua. ((Dok. Kharisma Tantri Herlina))

Atas hal tersebut, Kharisma berharap bonus untuk atlet peraih medali pada PON XX Papua bisa dianggarkan paling terlambat pada akhir tahun ini sebagai bentuk apresiasi bagi atlet yang sudah berjuang.

"Kalau misalnya cair pada tahun 2022, kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menanyakan perihal tersebut," ucapnya.

Atlet peraih medali emas asal KBB yang lainnya, Muhammad Yunus (27), mengatakan, pihaknya berharap agar bonus bagi para atlet dari Pemprov Jabar itu bisa dicairkan secepatnya.

"Kalau misalnya terlambat gitu sih, semoga (nominal) sesuai saja dengan pencapaian Jabar jadi juara umum karena itu dari hasil intensif latihannya para atlet dari semua cabor kan," kata Yunus.

Menurutnya, selain ingin mengharumkan daerah Jabar, motivasi para atlet dalam mendapatkan medali emas itu juga tak lain untuk mendapatkan bonus dari pemerintah daerah.

"Apalagi kalau bisa cair lebih cepat, itu bisa lebih mengapresiasi para atlet. Jadi upaya kami akan melakukan beberapa pertanyaan ke Pemprov Jabar," ucapnya.

Pun demikian dengan Andri Agus Mulyana, atlet asal KBB peraih medali emas cabang dayung yang menginginkan agar bonus tersebut bisa cair lebih cepat dan kalau bisa pada tahun ini.

"Tahun 2022 itu bulan apa, kalau misalnya bulan Januari sih gak apa-apa, gak terlalu lama. Harapan kami sih bisa secepatnya," kata Andri.

Ia mengatakan, jika bonus itu bisa cair lebih cepat, hal ini bisa memotivasi atlet lain untuk berjuang lebih keras lagi demi mendapatkan medali emas, dan hal ini juga sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah bagi para atlet yang sudah berjuang.

Baca juga: Atlet Angkat Berat dari Kuningan Peraih Medali Emas PON XX Papua, Ternyata Punya Segudang Prestasi

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved