Kamis, 18 Juni 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Cerita Bohong Pria Dibegal Komplotan Mengaku Polisi Padahal Motor Dijabel PSK Open BO, Gara-gara Ini

Faktanya pemuda bernama Aulia Rafiqi (23) dibuat tak berdaya usai bertemu dengan seorang PSK ( pekerja seks komersial ) di kamar apartemen.

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Tiah SM
Ilustrasi: PSK, Cerita Bohong Pria Dibegal Komplotan Mengaku Polisi Padahal Motor Dijabel PSK Open BO, Gara-gara Ini 

TRIBUNCIREBON.COM - Masih ingat pemuda yang mengaku dibegal oleh kelompok orang yang mengaku polisi di Duren Sawit, Jakarta Utara?

Ternyata keterangan pemuda asal Bogor Jawa Barat itu adalah kebohongan.

Faktanya pemuda bernama Aulia Rafiqi (23) dibuat tak berdaya usai bertemu dengan seorang PSK ( pekerja seks komersial ) di kamar apartemen.

Awalnya ingin bersenang-senang dengan PSK open BO ( Booking Order), Rafiqi malah bernasib apes.

Sepeda motor dan hp miliknya malah raib.

Awalnya, Rafiqi mengaku jadi korban begal saat dalam perjalanan pulang dari Tanjung Priok, Jakarta Utara ke Bekasi.

Bahkan,  ia sampai membuat laporan kepolisian tentang kasus pencurian disertai kekerasan terjadi pada Rabu (6/10/2021) sekira pukul 01.00 WIB.

Dalam perjalanan tersebut, Rafiqi yang mengemudikan Honda Vario berpelat F 5399 IP dipepet tiga sepeda motor dinaiki lima pelaku lalu ditendang hingga jatuh di kawasan KBT.

Setelahnya satu pelaku menyetrum korban menggunakan alat kejut berukuran kotak kecil sehingga sekujur tubuhnya mati rasa tanpa mampu melakukan perlawanan atau berteriak meminta tolong.

Belakangan diketahui jika yang dialami Rafiqi bukanlah kasus begal.

Hasil penyelidikan Polres Jakarta Timur menunjukkan kasus begal sepeda motor bermodus polisi di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT) Duren Sawit yang dilaporkan korban Aulia Rafiqi (23), adalah laporan palsu.

Baca juga: Begal Mengaku Polisi Setrum dan Todongkan Celurit Pada Korban di Duren Sawit, Ini Cerita Korban

Kejadian yang dilaporkan Rafiqi bahwa dia dibegal lima orang, dipukul, disetrum menggunakan alat kejut hingga disandera sekitar tiga jam pada Rabu (6/10/2021) dini hari lalu, seluruhnya kebohongan.

Dari penyelidikan dan pemeriksaan Aulia Rafiqi diketahui barang milik korban dirampas rekan wanita jasa open BO (Booking Order) yang dipesannya.

Aulia Rafiqi mengakui keterangan dirinya menjadi korban begal hingga disetrum dan disandera lima orang mengaku polisi merupakan kebohongan.

"Laporan yang saya buat di Polres Metro Jakarta Timur. Bahwa saya dibegal dan disetrum oleh orang yang mengaku Polisi adalah bohong atau hoaks," kata Aulia Rafiqi dalam pengakuannya dalam video yang dikirim Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan, Sabtu (9/10/2021).

Pemuda asal Bogor itu mengatakan dia tidak kehilangan motor dan handphonenya akibat dirampas lima begal dalam perjalanan pulang dari Tanjung Priok, Jakarta Utara ke Bekasi.

Aulia Rafiqi (23), korban begal bermodus polisi, saat memberi keterangan di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (6/10/2021).
Aulia Rafiqi (23), korban begal bermodus polisi, saat memberi keterangan di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (6/10/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)
Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved