Jumat, 1 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

UPDATE Kasus Subang, Polisi Telah Kantongi Hasil Autopsi Ulang Jasad Tuti dan Amalia, Ini Katanya

Dari autopsi ulang itu, kata dia, diharapkan adanya petunjuk baru terkait penyebab luka pada tubuh korban sebelum meninggal dunia.

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
(kolase Instagram drhastry/TribunJabar)
3 jam autopsi Jasad Tuti dan Amalia, dr Hastry sebut pelaku pembunuhan akan terungkap 

TRIBUNCIREBON.COM - Tujuan polisi kembali membongkar makam korban pembunuhan Tuti da Amalia menjadi pertanyaan publik.

Terlebih polisi kembali mengautopsi ulang kedua jasad ibu dan anak korban pembunuhan di Subang tersebut.

Menurut keterangan polisi pihaknya telah mendapat bukti baru sehingga mengharuskan autopsi ulang jasad Tuti dan Amalia.

Jasad Tuti dan Amalia, korban pembunuhan ibu dan anak di Subang kembali menjalani proses autopsi hingga dua kali.

Sebelumya, pada tanggal 18 Agustus 2021, tepat setelah korban ditemukan tewas, jasad Tuti dan Amalia sempat diautopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung.

Baca juga: HP Amalia Korban Kasus Subang Dicari di Sungai, Polisi Sebut Ada Bukti yang Dicocokkan saat Autopsi

Hal itu dilakukan tim Polres Subang untuk penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Setelah 45 hari berlalu, tim dari Mabes Polri tiba-tiba mengerahkan tim untuk menggali kembali kuburan Tuti dan Amalia.

Bahkan tim Mabes Polri mengerahkan belasan ahli forensik untuk membedah kembali jasad Tuti dan Amalia.

Salah seorang ahli forensik  yakni dr Hastry pun dikerahkan oleh pihak kepolisian.

Polres Subang dibantu Polda Jawa Barat dan tim Mabes Polri melakukan autopsi ulang pada jasad Tuti dan Amalia, pada Sabtu (2/10/2021).

Proses autopsi ulang ini dilakukan dari siang hingga malam hari.

Autopsi digelar secara tertutup. tenda hitam berukuran 3x4 meter dipasang di makam.

Menurut pantauan TribunnewsBogor.com dari akun Instagram hastry_forensik, tampak dr Hastry tengah mengenakan seragam khusus warna biru.

Kemudian, bersama rekan-rekan yang lain, dr Hastry pun masuk ke dalam ruangan yang ditutupi tenda hitam di dekat makam.

Baca juga: Keluarga Tuti dan Amalia Baru Dimintakan Izin Autopsi Ulang Satu Jam Sebelum Makam Dibongkar

Bersama ahli forensik lain, dr Hastry memulai untuk autopsi jenazah Tuti dan Amalia.

"Bismillah, mulai merumput lagi," tulis dr Hastry, Sabtu (2/10/2021).

Setelah pukul 17.00 WIB, dr Hastry pun memberi kabar kalau autopsi selesai.

Menurut sang ahli forensik ini, ia yakin kalau penyebab sebenarnya kematian Tuti dan Amalia yang tewas itu akan segera terungkap.

Tak hanya itu, pelaku pembunuhan keji ibu dan anak di Subang tersebut juga akan terbongkar.

"Alhamdulillah, ini baru selesai TKP Subang. Pasti terungkap," tegas dr Hastry.

Alasan Jasad Tuti dan Amalia Diautopsi Ulang

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengungkapkan alasan Polisi melakulan autopsi ulang jenazah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Dikatakan Erdi, autopsi dilakukan untuk mencocokan dengan bukti dan petunjuk baru yang dimiliki penyidik.

"Jadi, kenapa kita lakukan autopsi lagi, karena kita sedang mencari kesesuaian antara bukti dan petunjuk yang telah kita temukan yang baru dengan penyebab kematian," ujar Erdi A Chaniago, saat dihubungi Senin (4/10/2021).

Dari autopsi ulang itu, kata dia, diharapkan adanya petunjuk baru terkait penyebab luka pada tubuh korban sebelum meninggal dunia.

Baca juga: UPDATE Kasus Subang, Polisi Klaim Temuan Baru di Balik Pembongkaran Malam Tuti dan Amalia

"Kita tentunya ingin melihat lagi luka korbannya itu seperti apa. Apakah berasal dari benda tumpul atau benda tajam atau penyebab lainnya," katanya.

Dari autopsi ini, kata dia, nantinya akan ketahuan apakah korban sempat melakukan perlawanan atau tidak.

"Apakah itu ada perlawanan atau tidak, nanti itu kan dari autopsi kelihatan," ucapnya.

Hasil autopsi ulang ini, kata Erdi sudah diperoleh, namun belum bisa dipublikasikan.

"Tentunya hasilnya seperti apa, itu masih menjadi konsumsi internal penyidik," katanya.

TKP Pembunuhan Tuti & Amalia Kembali Didatangi Polisi, Terungkap Alasan Yosef Dipanggil Berkali-kali
TKP Pembunuhan Tuti & Amalia Kembali Didatangi Polisi, Terungkap Alasan Yosef Dipanggil Berkali-kali (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

Polisi Kembali Datangi TKP

Setelah hasil autopsi sudah dikantongi, polisi kembali mendatangi TKP pembunuhan di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang Jawa Barat.

Puluhan polisi berpakaian preman kembali ke TKP pada Minggu (3/10/2021) sore.

Menurut pantauan Tribun di lapangan, pada pukul 14.00 WIB terlihat puluhan anggota kepolisian dengan berpakaian preman kembali datang ke lokasi perampasan nyawa ibu dan anak di Subang.

Sampai kini, belum ada informasi lanjutan terkait dengan datangnya polisi berpakaian preman ke TKP ini.

Baca juga: Makam Tuti dan Amalia Dibongkar, Jenazah Diautopsi, Polisi ke TKP, Kasus Subang Belum Juga Selesai

Kesaksikan Penggali Kubur

Menurut keterangan dari Waryana, tukang gali kubur yang ditugaskan untuk menggali kembali makam Tuti dan Amalia, penggalian dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Proses tersebut selesai pada 14.30 WIB.

"Autopsinya pertama gali jam 2, selesai kira-kira setengah tiga, yang ibunya terus anaknya," ucap Waryana saat ditanya wartawan, Sabtu (2/10/2021).

Tenda di makam Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu. Makam keduanya dibongkar dan polisi melakukan autopsi ulang.
Tenda di makam Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu. Makam keduanya dibongkar dan polisi melakukan autopsi ulang. (Tribun Jabar/Dwiki MV)

Autopsi dilakukan di lokasi makam, Tempat Pemakaman Umum Istuning, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang.

Waryana mengatakan jasad Tuti terlebih dahulu dilakukan autopsi oleh pihak kepolisian.

Kemudian dilanjut dengan jasad Amalia.

Proses autopsi ibu dan anak itu selesai sekitar pukul 17.00 WIB.

Keluarga tak datang

Saat pembongkaran makam tersebut, ternyata tak ada satu pun pihak keluarga yang datang, 

"Keluarga tidak ada yang datang, semuanya pada di Lembang," kata Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosef saat dihubungi pada Minggu (3/10/2021). 

Ia mengaku tidak mengetahui pasti kenapa keluarga Tuti dan Amalia tidak hadir pada pembongkaran makam.

"Biarkan polisi bekerja untuk mengungkap kasus ini seterang mungkin sehingga semuanya jadi jelas," ucap dia.

Baca juga: Mobil Alphard Terlihat Keluar dari Rumah Korban Kasus Subang, Yosef Ngaku Tak Bisa Nyetir Mobil

Kuburan Tuti dan Amel digali lagi demi cari bukti autopsi, Yoris dan Yosef kompak tak hadir
Kuburan Tuti dan Amel digali lagi demi cari bukti autopsi, Yoris dan Yosef kompak tak hadir (kolase TribunJabar/Youtube)

Sebelumnya, Rogman mengatakan, Yosef yang merupakan suami Tuti dan ayah Amalia didatangi penyidik Polres Subang. Mereka meminta izin untuk membongkar makam Amalia dan Tuti.

"Tentu dari keluarga mengizinkan demi mengungkap misteri kasus ini," ucap Rohman Hidayat.

Hanya saja, tidak dijelaskan secara spesifik soal alasan pembongkaran makam Amalia dan Tuti tersebut.

"Tidak dijelaskan detail. Yang pasti sebagai upaya pendalaman untuk mengungkap kasus ini. Kami dari keluarga kooperatif," ucap Rohman Hidayat.(*)

(TribunBogor/TribunJabar)

Berita lain terkait Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved