Breaking News:

Petani Tebu di Indramayu Diserang Kelompok Orang Tak Dikenal, Korban Dikabarkan Alami Luka Bacokan

Petani tebu yang menggarap lahan kemitraan PG Jatitujuh di Kabupaten Indramayu dibacok oleh sekelompok orang tidak dikenal.

ISTIMEWA
Mobil petani saat diserang sekelompok orang tidak dikenal di kawasan hutan tebu di Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, Senin (27/9/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Petani tebu yang menggarap lahan kemitraan PG Jatitujuh di Kabupaten Indramayu dibacok oleh sekelompok orang tidak dikenal.

Dengan menggunakan penutup kepala atau topeng, sekelompok oknum tersebut melakukan pembacokan, merusak kendaraan mobil, hingga membakar perkebunan tebu.

Kejadian tersebut diketahui terjadi di kawasan hutan tebu di Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu pada Senin (27/09/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribuncirebon.com, ada 2 petani tebu yang mengalami luka bacokan.

Mobil petani saat diserang sekelompok orang tidak dikenal di kawasan hutan tebu di Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, Senin (27/9/2021)
Mobil petani saat diserang sekelompok orang tidak dikenal di kawasan hutan tebu di Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, Senin (27/9/2021) (ISTIMEWA)

Belum diketahui secara pasti alasan sekelompok orang tidak dikenal itu melakukan hal tersebut.

Salah seorang korban, Andri warga desa loyang, Kecamatan Cikedung mengatakan, setelah melakukan penyerangan, mereka langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Atas kejadian itu, Andri mengalami luka yang cukup serius dibagian kepala dan harus menjalani perawatan intensif. 

Ia mendapatkan beberapa jahitan di bagian kepala.

Para petani tebu yang berada di lokasi kejadian mengaku, tidak mengenali massa yang datang menyerang tersebut karena menggunakan penutup kepala.

"Mereka datang secara tiba-tiba pakai penutup wajah terus melarang kami untuk menanam bibit tebu dan minta kami untuk bubar," ujar dia kepada wartawan saat dikonfirmasi, Selasa (28/9/2021).

Sementara itu, Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif membenarkan kejadian tersebut.

Ia pun pada saat itu langsung meninjau langsung lokasi kejadian.

Saat ini polisi masih penyelidikan dan mendalami motif dari insiden tersebut.

"Masih kita dalami soal kasus ini, kita juga sudah langsung mengecek lokasi kejadian," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved