Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Yoris dan Danu Ikut Deperiksa Pakai Alat Tes Kebohongan oleh Bareskrim Soal Pembunuhan Tuti & Amalia

Saksi yang turut menjalankan pemeriksaan test kejujuran dengan Lie Detector diantaranya Yosef (55), istri muda Yosef, Yoris (34), serta Danu (21).

Editor: Mumu Mujahidin
(Youtube)
Yosef dan Yoris soal pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu di Subang 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Bareskrim Polri menggunakan alat tes kebohongan atau Lie Detector para kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang.

Pihak kepolisian terus berusaha mengungkap kasus kematian dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) yang terjadi pada 18 Agustus 2021 lalu.

Dari informasi yang di dapatkan Tribun dilapangan, sejumlah saksi menjalani pemeriksaan seperti test kejujuran yang langsung diperiksa oleh anggota Bareskrim Mabes Polri.

Saksi yang turut menjalankan pemeriksaan test kejujuran tersebut diantaranya Yosef (55), istri muda Yosef, Yoris (34), serta Danu (21).

Yoris (34) anak tertua Tuti serta kakak dari Amalia korban pembunuhan di Subang saat menahan tangis di gelaran doa bersama di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (9/9/2021).
Yoris (34) anak tertua Tuti serta kakak dari Amalia korban pembunuhan di Subang saat menahan tangis di gelaran doa bersama di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (9/9/2021). (Tribunjabar.id/Dwiky Maulana Vellayati)

Fajar Sidik selaku kuasa hukum dari Yosef serta istri mudanya menyebutkan, kedua kliennya menjalankan pemeriksaan test kejujuran menggunakan alat Lie Detector.

"Untuk test kejujuran terkait dengan itu, itu merupakan pemeriksaan yang sepuluh kali ya, pada test kejujuran itu kita juga tidak masuk ke dalam ya, untuk test kejujuran yang menggunakan alat Lie Detector itu dilakukan di salah satu tempat yang berada di Kecamatan Ciater," ucap Fajar saat ditemui dikantornya, Rabu (22/9/2021).

Menurut Fajar, untuk kelanjutan dari pemeriksaan pada test kejujuran tersebut dirinya tidak mengetahui persis apa yang terjadi disaat anggota Bareskrim Mabes Polri memeriksa dari kedua kliennya tersebut.

"Untuk selebihnya kami tidak tau ya, tugas kami hanya menghadirkan klien kami serta mendampingi dua klien kami," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada pemeriksaan test kejujuran kali ini, langsung ditangani oleh anggota dari Bareskrim Mabes Polri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved