Breaking News:

Warung Mi Ini Ramai Didatangi Pembeli Sampai Antre, Ternyata Ini Ramuan yang Bikin Ketagihan

Sebuah warung mi atau kedai mi di daerah Lianyungang City, Provinsi Jiangsu, terlihat selalu ramai didatangi pembeli.

Editor: Machmud Mubarok
(ODDITY CENTRAL)
Sebuah warung mi atau kedai mi di daerah Lianyungang City, Provinsi Jiangsu, terlihat selalu ramai didatangi pembeli. Bahkan pembeli sampai antre untuk membeli makanan di kedai itu.  

TRIBUNCIREBON.COM - Sebuah warung mi atau kedai mi di daerah Lianyungang City, Provinsi Jiangsu, terlihat selalu ramai didatangi pembeli. Bahkan pembeli sampai antre untuk membeli makanan di kedai itu. 

Dari testimoni para pembeli, mereka ketagihan makan di kedai mi itu karena membuat ketagihan.

Rupanya informasi tentang pembeli yang ketagihan hinggap ke telinga anggota polisi.

Pada akhir Agustus lalu, Pos Polisi Lunan di Lianyungang City, Provinsi Jiangsu, menerima informasi ada pemilik kedai mi yang nakal.

Si pemilik disebut memberikan bahan ilegal ke masakannya, sehingga mi-nya lebih menggiurkan dan membuat pelanggan ketagihan. 

Baca juga: Ujang Napi Narkoba Lapas Tangerang Injak-injak Napi Lain Demi Selamatkan Diri dari Kebakaran Maut

Baca juga: Boris Preman Pensiun Ditangkap Polisi di Lembang, Kedapatan Lagi Pakai Narkoba, Ngakunya Baru

Rupanya, si pelapor baru-baru ini menonton video peringatan keselamatan publik tentang usaha curang yang mencampur sekam bunga poppy. Bunga poppy merupakan tumbuhan musiman yang memiliki kuntum berwarna merah, putih, atau kuning dan berbentuk cangkir.

Untuk beberapa jenis, bunga itu menghasilkan getah mengandung senyawa yang bisa dikategorikan sebagai narkoba.

Si pelapor kemudian penasaran apakah kedai mi kesukaannya juga menggunakan cara curang tersebut, ternyata dugaannya tepat.

Si pemilik warung dilaporkan menambahkan bubuk bunga poppy ke makanan, sehingga menggugah selera dan bisnisnya meningkat. Terinspirasi dari tayangan yang dia tonton, si pelapor membawa pulang sampel mi-nya dan menyerahkannya ke polisi.

Setelah diteliti, terungkap makanan tersebut mengandung paparverin, narkotika, dan senyawa asing lainnya dalam jumlah tinggi. Kepolisian Lunan bekerja sama dengan brigade investigasi lingkungan makanan dan obat-obatan melakukan penggeledahan.

Mereka menyita satu pot besar minyak cabai yang dicampur dengan senyawa yang berasal dari bunga poppy. Pejabat kepolisian Zhang Kaoshan mengatakan, minyak cabai bercampur narkoba itu membuat makanan terasa jauh lebih enak. 

"Hidangan mi dingin secara keseluruhan rasanya enak, tapi makanannya membuat ketagihan dan membahayakan kesehatan," ujar Zhang kepada awak media.

Saat dikonfrontasi, pemilik kedai yang bermarga Li mengakui dia tidak punya pilihan karena usahanya terdampak Covid-19.

Dilansir Oddity Central Jumat (10/9/2021), dia berujar mayoritas pelanggannya pergi karena penerapan lockdown. Jadi, menjual mi bercampur narkotika merupakan satu-satunya cara untuk mengembalikan keuntungan yang hilang selama wabah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Buat Pelanggan Ketagihan, Pemilik Warung Masukkan Narkoba ke Makanan", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2021/09/11/141231070/buat-pelanggan-ketagihan-pemilik-warung-masukkan-narkoba-ke-makanan?page=all#page2.
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved