Selasa, 21 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Peristiwa Mencekam G30S PKI

Tantang Letkol Untung hingga Dicurigai akan Membunuh Soekarno Ini Kisah Pankey Eks Cakrabirawa

Frans Pangkey dicopot statusnya dari anggota resimen Cakrabirawa usai bersitegang dengan salah satu anggota Cakrabirawa lainnya.

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Presiden Soekarno dan Pasukan Cakrabirawa yang menjadi pengawalnya. 

TRIBUNCIREBON.COM - Siapa yang tak mengenal pasukan Cakrabirawa, sebuah pasukan elite Presiden Soekarno pada masa lalu.

Berikut kisah pasukan resimen Cakrabirawa sebelum peristiwa G30SPKI pecah.

Kabar perselisihan terjadi antara sosok Frans Pangkey dengan personel Cakrabirawa lainnya.

"Dia mengejek saya, kami bertengkar dan saya pukul dia hingga giginya copot," ungkap Frans Pangkey.

Frans Pangkey merupakan seorang mantan anggota pasukan Cakrabirawa asal Manado, Sulawesi Utara.

Frans Pangkey dicopot statusnya dari anggota resimen Cakrabirawa usai bersitegang dengan salah satu anggota Cakrabirawa lainnya.

Ditemui Tribun Manado (Tribunjambi.com network), Frans Pangkey (79) menceritakan ketika dirinya menjadi pasukan Cakarabirawa.

Frans Pangkey kemudian dimutasi oleh komandan Cakrabirawa Letkol Untung yang merupakan seorang pemimpin G30SPKI.

Dia dimutasi gara-gara terlibat cekcok dengan rekannya yang sekampung dengan Letkol Untung.

Dia kemudian dikeluarkan karena perselisihan dengan rekan pasukan Cakrabirawa itu.

Frans Pangkey merasa tak terima ketika dijelekkan 'kawanua' Letkol Untung.

"Dia mengejek saya, kami bertengkar dan saya pukul dia hingga giginya copot," katanya.

Setelah peristiwa itu, Letkol Untung memanggilnya.

Ketika diancam Letkol Untung, Frans Pangkey justru mengancamnya.

"Anda boleh tembak saya, kalau tak mempan maka anda yang saya hajar," kata dia.

Keputusan itu menurut dugaannya sesungguhnya hanyalah alasan penyingkiran dirinya sebab ia dikenal sebagai eks anggota permesta yang anti Soekarno.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved