PPKM Level 2, Kecamatan Kadipaten Jadi Daerah Kasus Pasien Aktif Covid-19 Tertinggi di Majalengka
Di tengah pemberlakuan PPKM Level 2 hingga 13 September 2021, Kecamatan Kadipaten menjadi kasus pasien aktif Covid-19 tertinggi di Majalengka
Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Di tengah pemberlakuan PPKM Level 2 hingga 13 September 2021 mendatang, Kecamatan Kadipaten menjadi kasus pasien aktif Covid-19 tertinggi di Majalengka.
Menurut data dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka per Selasa (7/9/2021), ada 17 pasien aktif di daerah tersebut.
Sekretaris Dinas Kesehatan Majalengka, Agus Susanto mengatakan, sudah beberapa hari terakhir ini Kecamatan Kadipaten memimpin penyumbang kasus terbanyak.
Baca juga: Volume Kendaraan di Tol Cipali Menurun Drastis Disebut Akibat Kebijakan Penerapan PPKM
Sebab, di daerah tersebut terdapat klaster keluarga yang mendominasi.
Bahkan, pada kemarin hari daerah tersebut menjadi penyambung kasus terbanyak dalam sehari, yakni 17 kasus.
Sementara sebelumnya, Kecamatan Talaga menjadi daerah tertinggi pada pekan kemarin.
"Total Kecamatan Talaga hingga Selasa saat ini hanya ada 0 atau zero kasus Covid-19. Sementara Kadipaten sangat tinggi mencapai 17 orang," ujar Agus, Selasa (7/9/2021).
Selain itu, ada Kecamatan Lemahsugih menjadi urutan kecamatan lainnya yang terdapat banyak kasus total mencapai 16 orang.
"Angka kasus di 24 kecamatan lainnya dibawah jumlah kecamatan tersebut. Rata-rata di bawah Lemahsugih," ucapnya.
Adapun, di Kabupaten Majalengka sendiri saat ini sudah ada 4 kecamatan zero kasus positif Covid-19 dalam 2 hari terakhir.
Baca juga: Masuk PPKM Level 2, Warga Kuningan Bisa Gelar Pesta Nikah dan Hiburan, Ini Ketentuannya
4 kecamatan itu, yakni Panyingkiran, Sindang, Sumberjaya dan Palasah
"Alhamdulilah, hari ini bertambahnya kasus hanya dua dijit, yakni 14 orang," jelas dia.
Sementara itu, bertambahnya kasus hari ini, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka sejak pandemi, yaitu 11.391 kasus.
Sedangkan, ada 86 sedang menjalani isolasi mandiri, perawatan di RSUD Majalengka mencapai 5 orang dan di RSUD Cideres 7 orang.
"Untuk meninggal dunia 781 orang, dan ada peningkatan juga pada pasien sembuh (selesai isolasi) 45 orang. Total sudah mencapai 10.449 orang," katanya.