Breaking News:

Virus Corona

Efek Samping Vaksin Dosis Kedua Disebut Lebih Kuat Dibanding Dosis Pertama, Ini Penjelasannya

7 persen orang yang menerima dosis pertama vaksin Pfizer melaporkan demam, dibandingkan dengan 31 persen yang melaporkan demam setealh dosis kedua

Editor: Mumu Mujahidin
(TRIBUNNEWS/Jeprima)
Ilustrasi: Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM - Efek samping vaksinasi dosis kedua disebut lebih kuat dibanding penyuntikan dosis pertama.

Beberapa orang yang telah menerima vaksinasi Covid-19 melaporkan merasa sakit setelah mendapat suntikan pertama.

Bahkan suntikan kedua dapat diikuti dengan gejala seperti demam, kelelahan, sakit kepala, dan nyeri di tempat suntikan di lengan mereka.

Dikutip TribunWow.com dari Healthline, dalam kebanyakan kasus, itu sebenarnya hal yang baik.

Gejala umum ini biasanya merupakan tanda bahwa vaksin telah memicu respons sistem kekebalan Anda.

Dan itulah yang seharusnya dilakukan.

“Ketika Anda merasa sakit atau demam, sebagian besar tubuh Anda merespons,” Dr. Debra Powell , kepala penyakit menular di Tower Health di Pennsylvania, mengatakan kepada Healthline.

“Ini biasanya jangka pendek dan jauh lebih baik daripada tertular Covid dan sakit selama 2 minggu atau di rumah sakit.”

Jutaan Dosis, Sedikit Masalah

Hingga saat ini, lebih dari 55 juta dosis vaksin Covid-19 telah diberikan di Amerika Serikat, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved