Kamis, 23 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kabar Duka

INNALILLAHI, Ebenz Gitaris Burgerkill Meninggal Dunia di RS Bungsu, Sempat Pingsan Saat Syuting

  Ebenz atau Aries Tanto, gitaris Burgerkill, meninggal dunia pada Jumat (3/9/2021) sekitar pukul 15.59 WIB di RS Bungsu

Editor: Machmud Mubarok

Namun, pergantian pertama dalam tubuh personil Burgerkill terjadi pada tahap ini, dan itu adalah sektor drum yang diisi oleh Kudung. Saat itu, Kudung yang juga berstatus sebagai drummer Forgotten harus lebih fokus dengan bandnya  yang sedang rekaman, karena pada mulanya, Burgerkill adalah band side project yang membawakan lagu-lagu dari Sick Of It All, Black Flag, Wide Awake, Insted, sampai Gorilla Biscuit.

Posisi Kudung digantikan oleh Toto, yang sebelumnya main di Analvomit. Nah, di era bersama Toto inilah, Burgerkill mulai aktif untuk menulis lagu-lagu karya mereka sendiri. Setelah ikut beberapa kompilasi lewat lagu-lagu yang mereka ciptakan sendiri, Burgerkill mulai diterima dan mendapat tawaran untuk tampil di acara underground yang digelar di GOR Saparua Bandung pada era pertengahan 90-an.

Album Perdana

Setelah mulai banyak tampil di Jakarta serta Bandung, nama Burgerkill semakin dikenal. Seperti kebanyakan band pada umumnya, sampailah mereka dititik untuk merilis album. Pada masa ini, mulai timbul konflik yang terjadi di dalam tubuh band. Salah satu yang cukup parah adalah perihal ketergantungan Kimung akan drugs.

Demi berlanjutnya band, akhirnya Kimung memutuskan untuk mengundurkan diri, meskipun dirinya telah menunaikan tugas mengisi semua track bas untuk album perdana Burgerkill

Banyak hal yang terjadi  hingga album perdana mereka tertahan cukup lama belum dirilis sampai akhirnya takdir membawa Eben bertemu dengan Dadan Ketu (Sekarang Manajer Burgerkill) pemilik Riotic Records. Tanpa ada kontrak dan meeting yang berbelit, akhirnya dengan modal kepercayaan dan obrolan di pinggir jalan, album perdana Burgerkill, Dua Sisi, resmi dirilis oleh Riotic Records, dan dirilis sebanyak 2000 kopi.

Seiring berjalannya waktu, tiga personel yang tersisa saat itu, Ivan, Eben, dan Toto memutuskan untuk menambah skuad. Di sektor gitar, ada nama Ugum yang sebelumnya berasal dari band Disorder Lies, dan untuk mengisi posisi bas, akhirnya Eben menarik sosok Andris, atau yang sekarang dikenal dengan panggilan Abah, yang saat itu masih menjadi drummer Forgotten dan Naked Truth.

Lewat formasi inilah, single legendaris seperti Homeless Crew sampai Sakit Jiwa dirilis.

Goes To Major Label!

Satu hal yang akan selalu tercatat dalam sejarah industri musik Indonesia yang melibatkan Burgerkill terjadi ketika mereka akan merilis album kedua, Berkarat. Ketika di era 2000-an, jurang perbedaan antara band yang berada di major label ddengan mereka yang berdiri sendiri alias indie masih sangat lebar.

Burgerkill, adalah antitesis dari kondisi tersebut. Mereka band berisik, yang sepertinya nggak punya “peluang” untuk jualan di pasar industri musik mainstrem, tapi kenyataannya mereka menjadi salah satu band cadas Indonesia yang diajak bergabung dengan salah satu label raksasa di Indonesia, Sony Music Entertainment.

Awal 2004 adalah momen yang benar-benar berbeda dalam perjalanan karier mereka. Saat itu, mereka telah menjadi artis dari sebuah label besar, jadwal promo ke berbagai dalam skala nasional mereka lakukan. Tentunya, termasuk ke HAI. Saat itu, Tiga Titik Hitam dan Terlilit Asa jadi gacoan sampai digarap video klipnya.

Masih di tahun yang sama, Burgerkill benar-benar mencuri perhatian setelah mampu menjadi pemenang dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) di tahun 2004, dalam kategori Best Metal Production. Oh , iya, sejak penggarapan album kedua ini, Ugum telah emngudnurkan diri sebagi gitaris, dan posisinya digantikan oleh Agung, yang sebelumnya tercatat sebagai gitaris Jeruji.

Album Legendaris dan Aksi Abah

Efek bergabungnya mereka ke major label memberikan pengaruh yang cukup besar, hingga ada permintaan agar album album perdana mereka dirilis ulang oleh Sony Music. Setelah album repacked itu, Burgerkill sempat merasakan rehat sejenak dan kembali aktif pada pertengahan 2005.

Sumber: Kompas TV
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved