Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Ridwan Kamil Komplain Distribusi Vaksin di Jabar, Sebut Jabar Penduduknya Banyak Vaksinnya Dikit

Jika vaksinasi tidak dilaksanakan secara merata, apalagi diselingi krisis ketersediaan vaksin, target kekebalan komunal atau herd immunity

Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyaksikan pembukaan Gebyar Vaksinasi Jabar Juara, Sabtu (28/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 harus dilakukan secara merata di Indonesia, tidak hanya Ibukota atau Pulau Jawa dan Bali.

Jika vaksinasi tidak dilaksanakan secara merata, apalagi diselingi krisis ketersediaan vaksin, target kekebalan komunal atau herd immunity pada akhir 2021 akan mendapat rintangan sangat berat.

Ridwan Kamil memberikan perhatian pada peliknya vaksinasi dan pentingnya pemerintah mengamankan vaksinasi di luar DKI dan pulau Jawa. Indonesia akan aman, katanya, jika program vaksinasi untuk daerah di luar Ibukota dan Jawa-Bali berjalan aman juga.

No one safe until everyone is safe (tidak akan ada yang aman sampai semua orang aman),” kata Ridwan Kamil melalui siaran digital, Rabu (2/9).

Dalam kondisi pandemi ini, katanya, semua warga tidak akan aman sampai semua masyarakat di Indonesia aman. Karenanya, jangan sampai terjadi ketimpangan vaksinasi di Indonesia.

“Artinya kita juga harus memastikan vaksinasi di luar DKI Jakarta dan Pulau Jawa aman. Tidak bicara wilayah, tidak bicara hanya ibukota, tidak bicara pulau Jawa, tapi Indonesia,” katanya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 tidak mengenal batas-batas administrasi. Keberhasilan vaksinasi di satu daerah tidak akan berpengaruh banyak jika daerah lain masih belum optimal. Begitu juga, kekurangan vaksin di satu daerah, akan berdampak pada daerah lainnya, begutu juga dengan Jabar.

Jabar menurutnya menjadi gambaran betapa target herd immunity di Desember 2021 adalah pekerjaan berat. Pihaknya saat ini mengejar target vaksinasi dengan keterbatasan vaksin yang dialokasikan untuk Jabar.

Ridwan Kamil mengatakan untuk menciptakan kekebalan kelompok, 75 persen dari total 50 juta penduduk Jabar harus divaksin. Artinya, sekitar ada 37 juta jiwa warga Jabar yang menjadi target vaksinasi. Angka sebesar itu harus dicapai dalam waktu empat bulan saja sesuai permintaan Presiden RI Joko Widodo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved