Breaking News:

Lagi, Sang Muncikari Prostusi Anak Di Bawah Umur Dibekuk Polisi Tasikmalaya, Sebelumnya Ada 4 TSK

Kasus pengungkapan trafficking anak di bawah umur untuk eksploitasi bisnis prostitusi yang ditanngani Polres Tasikmalaya terus bergulir

Editor: dedy herdiana
Dok. Polres Tasikmalaya
Para tersangka sindikat perdagangan anak di bawah umur untuk bisnis prostitusi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

 TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Kasus pengungkapan trafficking anak di bawah umur untuk eksploitasi bisnis prostitusi yang ditanngani Polres Tasikmalaya terus bergulir.

Perkembangan terkini, jajaran Satreksrim Polres Tasikmalaya kembali menangkap seorang muncikari berinisial DP, warga Cikeusal, Kabupaten Tasikmalaya.

Sebelumnya Satreskrim menangkap empat tersangka kasus trafficking anak di bawah umur untuk bisnis prostitusi di Bogor.

Baca juga: BREAKING NEWS: PSK & Tamunya Tanpa Busana Digerebek di Hotel di Majalengka, 2 Muncikari Ikut Dibekuk

"Dari hasil pengembangan, kami menangkap lagi tersangka DP yang menjadi muncikari anak di bawah umur berusia 14 tahun," kata Kasatreskrim, AKP Hario Prasetyo Seno, di Mapolres, Kamis (2/9).

Menurut Hario, remaja berusia 14 tahun asal Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tadikmalaya, ini sebenarnya korban dari kasus trafficking untuk bisnis prostitusi di Bogor.

"Namun dari hasil pengembangan, korban mengaku bahwa sebelum dibawa ke Bogor diduga sudah jadi korban pemuas nafsu hidung belang dengan muncikari DP," ujar Hario.

Atas pengakuan itulah, lanjut Hario, jajarannya menuju Cikeusal.

Baca juga: 4 Tersangka Perdagangan Anak di Bawah Umur, Miliki Peran Saling Melengkapi dalam Bisnis Haramnya

Tanpa perlawanan, petugas dengan mudah membekuk DP.

"Dalam pemeriksaan, DP mengakui perbuatannya. Namun ia mengaku tak tahu-menahu kasus di Bogor. Diduga ia hanya mucikasi lokal," kata Hario.

Sementara empat tersangka kasus trafficking anak di bawah umur untuk bisnis prostitusi di Bogor sudah memasuki tahap akhir pemeriksaan.

Keempatnya memiliki peran masing-masing.

Salah satu tersangka perempuan betugas mencari anak, tersangka kedua bertugas mengantar ke Bogor.

"Tersangka ketiga menerima korban dan tersangka keempat berperan sebagai muncikari," ujar Hario. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved