Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Ada Tambahan Fitur Baru di Aplikasi PeduliLindungi, Ketahuan Positif Covid-19 Anda Bakal Dikarantina

Hal ini perlu diwaspadai oleh setiap orang agar selalu waspada kepada lingkungan di sekitarnya.

Istimewa
Peduli Lindungi 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Menko Marves Luhut B. Pandjaitan mengatakan, adanya penurunan kasus, serta penurunan level PPKM di berbagai kabupaten atau kota menghasilkan peningkatan indeks belanja dan kunjungan ke tempat belanja di Jawa-Bali, serta adanya pemulihan mobilitas masyarakat untuk melakukan rekreasi.

Hal ini perlu diwaspadai oleh setiap orang agar selalu waspada kepada lingkungan di sekitarnya.

“Berbagai perkembangan baik yang telah kita capai harus kita syukuri bersama. Namun kita tetap harus waspada. Salah satunya terkait indeks komposit mobilitas yang berjalan cepat yang saat ini sudah kurang dari 5%. Jangan sampai terjadi peningkatan,” kata Menko Luhut dalam keterangan resmi yang dikutip dari siaran pers Maritim.go.id.

Untuk itu pemerintah melakukan berbagai penyesuaian terhadap aturan PPKM.

Salah satunya adalah dengan melakukan uji coba di beberapa sektor publik dengan menggunakan platform PeduliLindungi sebagai upaya serius melakukan tracing.

Cara mendapatkan sertifikat vaksin di PeduliLindungi jika belum muncul juga.
Cara mendapatkan sertifikat vaksin di PeduliLindungi jika belum muncul juga. (Instagram/kemenkes_ri)

Per 29 Agustus 2021, total masyarakat yang melakukan skrining dengan menggunakan PeduliLindungi di beberapa sektor publik seperti pusat perbelanjaan, industri, olahraga, dan lainnya telah mencapai 13,6 juta orang.

Dari total 13,6 juta orang tersebut, terdapat 462 ribu orang yang masuk kategori merah sehingga tidak diperkenankan masuk atau melakukan aktivitas oleh sistem.

“Minggu ini, pemerintah akan melakukan penambahan fitur kategori warna hitam untuk orang yang teridentifikasi positif covid atau kontak erat sehingga kita bisa lebih cepat dalam melakukan pencegahan terhadap penyebaran kasus. Jika orang-orang ini masih memaksa melakukan aktivitas di ruang publik, maka mereka akan langsung dievakuasi untuk isolasi atau karantina,” tegas Menko Luhut.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved