KISAH MISTIS di Tempat Wisata Paris Indramayu, Ada Sumur Gaib yang Tak Bisa Dilihat Mata Telanjang

Di balik keindahan alamnya, objek wisata Paris di Indramayu atau Pantai Tiris juga memiliki sisi mistis.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Objek wisata Pantai Tiris (Paris) di Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Minggu (29/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Objek Wisata Pantai Tiris (Paris) di Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu memiliki keindahan alam yang memukau.

Selain pantai yang indah, objek wisata Paris di Indramayu itu juga memiliki pepohonan cemara yang berada persis di sisi pantai pun menjadi daya tarik utama wisatawan untuk datang berwisata.

Kendati demikian, dibalik keindahan alam tersebut, Wisata Paris Indramayu rupanya juga memiliki sisi mistis.

Baca juga: Masih PPKM Level 3, Objek Wisata Paris di Indramayu Tetap Ramai Dipadati Wisatawan

Wisatawan saat berwisata di Objek wisata Paris (Pantai Tiris) Indramayu di Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Minggu (29/8/2021).
Wisatawan saat berwisata di Objek wisata Paris (Pantai Tiris) Indramayu di Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Minggu (29/8/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Konon, di sana terdapat sumur gaib yang tak bisa dilihat oleh mata telanjang. 

Karena keberadaan sumur itu, objek wisata Paris atau Pantai Tiris juga dikenal dengan sebutan Sumur Tiris.

"Sumurnya itu gak bisa dilihat kalau sama orang biasa, lokasi persisnya gak ada yang tahu, tapi ada di sana," ujar salah seorang warga setempat, Mashudi (55) kepada Tribuncirebon.com, Minggu (29/8/2021).

Mashudi menceritakan, sumur itu hanya akan muncul jika ada seseorang yang dalam kondisi darurat.

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, pernah ada nelayan yang tengah melaut dan nyaris meninggal karena kelaparan.

Nelayan itu lalu menepi di Pantai Tiris, dalam kondisi sudah sangat lemas, sumur ghaib ini tiba-tiba muncul dihadapan nelayan tersebut.

Dari dalam sumur, terdapat mata air yang sangat jernih dan buah-buahan yang melimpah.

Setelah nelayan itu kenyang, sumur ghaib itu hilang kembali dengan sendirinya.

Masih diceritakan Mashudi, buah-buahan tersebut asli dan bisa membuat kenyang.

Hanya saja, buah tersebut tapi tidak bisa dibawa pulang. 

Jika dibawa pulang buah itu akan berubah menjadi batu.

"Sampai sekarang gak ada yang tahu persisnya dimana lokasi sumur ghaib itu karena gak ada yang bisa lihat langsung," ujar dia.

Selalu Ramai

Wisatawan saat berwisata di Objek wisata Paris (Pantai Tiris) Indramayu di Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Minggu (29/8/2021).
Wisatawan saat berwisata di Objek wisata Paris (Pantai Tiris) Indramayu di Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Minggu (29/8/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Objek wisata Pantai Tiris di Indramayu atau yang sering disebut objek wisata Paris di Indramayu ramai dipadati wisatawan pada Minggu (29/8/2021) sore.

Objek wisata ini tepatnya berada di Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu.

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, ada puluhan hingga ratusan wisatawan yang berwisata di objek wisata setempat pada sore ini.

Baca juga: 5 Objek Wisata Paling Ngehits di Majalengka, Pas untuk Liburan Akhir Pekan Bersama Keluarga

Suasana Objek Wisata Panyaweuyan Majalengka
Suasana Objek Wisata Panyaweuyan Majalengka (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Mereka ada yang bermain air di pantai, berswafoto, hingga nongkrong di pinggir pantai menikmati keindahan alam.

Salah seorang wisatawan asal Kecamatan Indramayu, Anwar (38) mengaku, sengaja datang untuk berwisata bersama dengan keluarga.

"Baru kali ini lagi ke tempat wisata, tadinya dikira tutup tapi ternyata buka," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Di sisi lain, seperti diketahui, sampai dengan saat ini Kabupaten Indramayu masih menerapkan PPKM Level 3.

Penerapan PPKM ini baru akan berakhir pada Senin (30/8/2021) besok.

Sebelumnya, Bupati Indramayu, Nina Agustina mengatakan, karena masih dalam masa PPKM, objek wisata di Kabupaten Indramayu belum dibolehkan untuk buka.

Hal ini, guna meminimalisir risiko penularan Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

"Karena kita masih level 3, objek wisata belum dibuka," ujar dia beberapa waktu lalu.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved