Breaking News:

Komisi III DPRD Kota Cirebon Sarankan Dinkes Tambah Anggaran Premi BPJS Kesehatan 2022 Karena Ini

pihaknya menyarankan agar anggaran tersebut ditambah, minimalnya sama seperti 2021 yakni Rp 26 miliar.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Tresnawaty. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Komisi III DPRD Kota Cirebon menyarankan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon menambah anggaran pembayaran premi BPJS Kesehatan tahun depan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Tresnawaty, mengatakan, anggaran yang terposting di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk 2020 hanya Rp 21 miliar.

Padahal, menurut dia, anggaran pembayaran premi BPJS Kesehatan pada 2021 mencapai Rp 26 miliar.

"Kota Cirebon 100 persen Universal Health Coverage (UHC) berapa anggarannya, jangan sampai kurang," kata Tresnawaty saat rapat kerja bersama Dinkes Kota Cirebon di Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (27/8/2021).

Karenanya, pihaknya menyarankan agar anggaran tersebut ditambah, minimalnya sama seperti 2021 yakni Rp 26 miliar.

Baca juga: Komisi III DPRD dan Disdik Kota Cirebon Sepakat Tak Ada Lagi Sekolah Favorit dalam PPDB

Baca juga: Komisi III DPRD Dorong Pemkot Cirebon Tindak Lanjuti Curhatan PMI Mengenai Sarana Donor Plasma Darah

Ia mengatakan, perihal anggaran tersebut terungkap saat Dinkes Kota Cirebon memaparkan rencana kerja tahun depan.

Selain itu, ia juga menilai, pentingnya kajian dan perhitungan yang matang terkait penanggulangan pandemi Covid-19.

Pemkot Cirebon harusnya bisa belajar dari pengalaman tahun lalu dalam menangani pandemi sehingga, tak ada lagi refocusing atau penyesuaian anggaran.

"Penanggulangan pandemi Covid-19 masuk dalam anggaran kondisi kejadian luar biasa (KLB), dan Dinkes menganggarkan Rp 2,8 miliar," ujar Tresnawaty.

Tresnawaty meminta anggaran yang berasal dari DAK nonfisik itu dikaji ulang untuk memastikan cukup atau tidaknya.

Bahkan, Komisi III DPRD Kota Cirebon berencana mengundang RSD Gunung Jati untuk membahas anggaran penanggulangan pandemi sehingga dapat diperhitungkan kebutuhannya.

Sementara itu Kepala Dinkes Kota Cirebon, Edy Sugiarto, mengatakan, penaggulangan pandemi Covid-19 dan pembayaran premi BPJS Kesehatan masuk dalam 10 program prioritas Dinkes Kota Cirebon.

Ia juga tak menampik anggaran pembayaran premi BPJS Kesehatan pada tahun depan kurang ideal.

"Jumlah yang tertulis Rp 21 miliar, seharusnya Rp 26 miliar. Selebihnya soal kesehatan ibu dan anak, stunting, pelayanan kesehatan dan lainnya," kata Edy Sugiarto.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved