Breaking News:

Kasus Stunting di Kabupaten Cirebon Cukup Tinggi dan Butuh Segera Penanganan, Ini Kata Bupati

Ia mengakui jumlah kasus stunting di Kabupaten Cirebon cukup tinggi sehingga memerlukan penanganan serius.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menegaskan Pemkab Cirebon berkomitmen menekan angka stunting.

Bahkan, menurut dia, Pemkab Cirebon bertanggung jawab menyelesaikan kasus stunting sesegera mungkin.

Ia mengakui jumlah kasus stunting di Kabupaten Cirebon cukup tinggi sehingga memerlukan penanganan serius.

"Kami meminta partisipasi aktif dari semua pihak untuk menekan angka stunting di Kabupaten Cirebon," kata Imron Rosyadi saat ditemui usai Rembug Stunting di Hotel Sutan Raja, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jumat (27/8/2021).

Ia mengatakan, jika angka stunting tidak ditekan maka dikhawatirkan berdampak pada pembangunan Kabupaten Cirebon.

Pasalnya, stunting berpotensi membuat sumber daya manusia (SDM) pada masa yang akan datang tidak berkualitas sehingga tidak dapat bersaing.

Pihaknya meminta seluruh SKPD yang terlibat dalam penanganan stunting bekerja keras untuk menekan kasusnya.

"Terutama melalui program-program unggulan untuk mencegah kasus stunting di Kabupaten Cirebon bertambah," ujar Imron Rosyadi.

Imron menyampaikan penanganan kasus stunting membutuhkan konsistensi meski sejaih ini telah berjalan sesuai program yang disiapkan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, kasus stunting pada tahun lalu meningkat.

"11,73 persen dari 160 ribu balita mengalami stunting. Jumlan tersebut meningkat dibandingkan 2018 yang hanya 7,9 persen," kata Enny Suhaeni.

Baca juga: Wabup Minta Seluruh Elemen Terlibat dalam Penanggulangan Stunting di Majalengka

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Ibu dan Anak: Amalia Gagal Menikah, Sang Pacar Hapus Postingan Terakhir Korban

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved