Breaking News:

Wabup Minta Seluruh Elemen Terlibat dalam Penanggulangan Stunting di Majalengka

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana menegaskan, penanggulangan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan semua pihak.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana menegaskan, penanggulangan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan semua pihak.

Sehingga Tarsono meminta kepada semua pihak untuk berkomitmen dan terlibat langsung dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

"Ya harus melibatkan semua elemen, tak hanya Pemerintah. Bahkan, saya sudah sampaikan saat giat Rembuk Stunting secara daring dengan unsur Forkopimda, OPD, Direktur RS dan 9 kecamatan dan 37 desa/kelurahan lokus stunting, kepala UPT Puskesmas lokus stunting, PKK, organisasi profesi hingga akademisi kemarin," ujar Tarsono kepada Tribun, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Angka Putus Sekolah di Kabupaten Majalengka Masih Tergolong Tinggi, Ketua LPA Prihatin

Tarsono berharap, kerjasama tersebut nantinya bisa berhasil mencapai satu tujuan utama.

Yakni perbaikan generasi masa depan yang sehat, produktif dan memiliki daya saing.

"Dimulai dari pemenuhan gizi yang baik selama 1000 hari pertama kehidupan anak hingga lingkungan agar kita tetap bersih dan sehat bagi setiap keluarga Indonesia," ucapnya.

Dalam hasil rapat kemarin, sambung dia, dicapai kesepakatan terkait penanggulangan stunting di Majalengka.

Salah satunya, menyepakati sasaran, prioritas, rencana program dan kegiatan yang disertai indikator serta target kinerja.

"Kebutuhan pendanaan dalam rencana kegiatan percepatan pencegahan stunting terintegrasi di Kabupaten Majalengka tahun 2021."

"Saya juga sudah menyepakati akan dijadikan sebagai bahan penyusunan rancangan akhir RKPD Kabupaten Majalengka tahun 2022," jelas dia.

Tarsono menambahkan, kesepakatan lainnya dalam penanggulangan stunting, yaitu menyepakati bahwa pemerintah desa lokasi prioritas akan meningkatkan alokasi kebutuhan pendanaan program dan kegiatan terkait dengan percepatan pencegahan stunting dalam rancangan APBDesa tahun 2022.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved