Jumat, 8 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Deddy Corbuzier Sempat Vakum dari YouTube, Ternyata Hampir Kehilangan Nyawa Karena Sakit Ini

Deddy Corbuzier membeberkan alasannya sempat vakum beberapa waktu lalu. Ternyata ia mengalami sakit ini

Tayang:
Instagram @mastercorbuzier
Deddy Corbuzier 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mentalist dan pembawa acara, Deddy Corbuzier kembali muncul di channel YouTube miliknya.

Deddy Corbuzier membeberkan alasannya sempat vakum beberapa waktu lalu. Ternyata ia mengalami badai sitokin usai dinyatakan negatif dari Covid-19.

"Saya kecewa pada diri saya, karena orang seperti saya bisa ada di kondisi seperti itu, dengan semua yang sudah saya lakukan saya kecewa," kata Deddy Corbuzier dikutip Tribunnews.com, Minggu (22/8/2021).

"Badai sitokin ini masa kritis dimana hidup atau mati, itu yang sebenernya terjadi saya harus menghilang sebentar," katanya.

Deddy Corbuzier mengaku kaget ketika mengetahui bahwa dirinya mengalami badai sitokin usai terpapar Covid-19.

Ia masih belum bisa menerima kenyataan bahwa dirinya yang bugar bisa berada di kondisi yang kritis.

"Saya kaget dengar badai sitokin karena itu bisa menyebabkan orang meninggal, saya dikasih tahu bahwa ini masuk momen badai sitokin," terang

"Akhirnya saya gak diizinkan pulang (harud dirawat)," katanya.

Baca juga: Cemaskan Sahabatnya, Deddy Corbuzier Minta Ivan Gunawan Diet, Kalau Sukses Dikasih Rp 500 Juta

Beberapa waktu lalu, Deddy Corbuzier mengumumkan bahwa dirinya akan vakum sesaat dari dunia YouTube, saat itu Deddy tak menjelaskan alasannya.

Rupanya, ia sempat terpapar Covid-19 beberapa hari dan kemudian jatuh sakit lagi setelah dinyatakan negatif.

Mengenal badai sitokin

 Virus corona baru yang memiliki nama resmi SARS-CoV-2 dianggap dapat menyebabkan badai sitokin pada paru-paru pasien yang terinfeksi virus tersebut.

Kondisi itulah yang disebut-sebut dapat menyebabkan kematian pada pasien Covid-19.

Penanggungjawab Logistik dan Perbekalan Farmasi RSUP Dr. Kariadi Semarang, Mahirsyah Wellyan TWH., S.Si., Apt., Msc., menjelaskan badai sitokin atau cytokine strom merupakan reaksi berlebih sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Kandungan Herbal Ini Disebut Bisa Turunkan D-dimer Pasien Covid-19 dan Lawan Badai Sitokin

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved