Breaking News:

Ini Dugaan Penyebab Pasukan Monyet Jarah Warung di Cipanas Galunggung, Yang Lama Tutup Akibat PPKM

Pasukan monyet menjarah warung di obyek wisata Cipanas Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (9/8/2021).

Editor: dedy herdiana
tribun jabar/firman suryaman
Pasukan monyet terlihat bergerombol di atas warung di obyek wisata Cipanas Galunggung, Senin (9/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Pasukan monyet menjarah warung di obyek wisata Cipanas Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (9/8/2021).

Sejumlah pedagang menduga kawanan monyet yang jumlahnya ratusan itu kelaparan setelah warung tutup lebih dari sebulan karena PPKM.

"Kami menduga kawanan monyet ini kelaparan setelah Cipanas Galunggung tutup lebih dari sebulan," kata Undang Supriatna, salah seorang pedagang.

Baca juga: Pasukan Monyet Jarah Warung-warung di Cipanas Galunggung yang Tutup Selama PPKM

Menurut Undang, kawanan monyet selama ini kerap mendapatkan makanan dari wisatawan maupun sisa makanan.

"Namun karena Cipanas sekarang tutup, salah satu sumber makanan mereka itu ikut hilang. Mereka akhirnya menjarah warung," ujar Iwan, pedagang lainnya.

Dari hasil penelusuran para pedagang, ada lima warung yang dijarah kawanan monyet.

Mereka masuk ke dalam warung dengan cara merusak atap yang rata-rata terbuat dari terpal.

"Ada juga yang masuk melalui celah-celah langit-langit warung. Maklum warung dibuat seadanya. Untung segera ketahuan," kata Iwan.

Para pedagang berharap obyek wisata Gunung Galunggung segera dibuka agar mereka bisa menafkahi kembali keluarga. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved