Jumat, 24 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pemkab Majalengka Batalkan Syarat Penerima Bansos Gunakan Kartu Vaksin

Pemerintah Kabupaten Majalengka membatalkan persyaratan penerima bansos dari pemerintah menggunakan kartu vaksin Covid-19

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Situasi Penyaluran Bansos Kemensos di Desa Palabuan, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Kamis (5/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka membatalkan persyaratan penerima bansos dari pemerintah menggunakan kartu vaksin Covid-19.

Hal ini akibat stok vaksin kerap habis hingga sejumlah Puskesmas kini terpaksa harus menunda pelaksanaan vaksinasi yang sudah diagendakan sebelumnya.

Sekda Majalengka, Eman Suherman mengatakan, pihaknya tidak bisa melaksanakan Surat Edaran yang sudah diterbitkan sebelumnya menyangkut aturan pelaksanaan pembagian bansos.

Baca juga: Pembagian Bansos Beras 10 Kg di Majalengka Timbulkan Kerumunan, Sekdes Akui dan Ungkap Alasannya

Dalam surat edaran itu menyebutkan, hanya mereka yang sudah divaksin yang bisa mendapat bansos, dan bagi yang belum divaksin pendistribusian bansos harus ditunda terlebih dulu.

“Pada perjalannya ternyata vaksin sering tidak tersedia akibat pasokan yang terlambat sementara antusiasme masyarakat juga mulai meningkat," ujar Eman, Sabtu (7/8/2021).

Saat itu, SE diterbitkan untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi akibat animo masyarakat rendah.

Makanya untuk meningkatkan animo terhadap vaksinasi, mereka yang sudah dapat fasilitas dari Dinsos menjadi yang pertama untuk divaksin, kalau tidak bersedia dan jika bisa pendistribusian ditangguhkan.

Baca juga: Perwakilan Kades di Majalengka Protes Banyak Bansos Tak Tepat Sasaran, Akui Sering Difitnah Warga

"Tapi nyatanya demikian (vaksin sering kosong), akhirnya kini harus fleksibel, ketika vaksin tidak tersedia, tidak mungkin dilakukan penangguhan pendistribusian bansos. Sekarang bansos ditahan, sementara masyarakat butuh makan, butuh biaya hidup,” ucapnya.

Sehingga, menurut Eman, pemerintah harus bersikap bijak dan fleksibel.

Sebab, ternyata ketersediaan vaksin sering kosong dan tidak bisa diadakan sesuai keinginan Pemerintah Daerah, karena semua kabupaten/kota lainpun mengalami hal yang sama.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved