Virus Corona

Kapan Waktu Vaksinasi yang Tepat Bagi Penyintas Covid-19? Ini Penjelasan Dokter

Pasien Covid-19 sudah bisa menerima vaksin Covid-19 setelah dua minggu setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19 atau selesai menjalani masa isoman

Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Ilustrasi: Jumlah vaksin yang rusak di Kabupaten Indramayu kembali bertambah, kini total ada sebanyak 47 dosis rusak. 

TRIBUNCIREBON.COM -  Setelah terpapar Covid-19, kapan waktu vaksinasi yang tepat bagi penyintas Covid-19?

Menurut penjelasan dr. Suzy Maria Sp.PD, penyintas Covid-19 tetap harus melakukan vaksinasi.

Vaksinasi dapat memperkuat kekebalan tubuh dan mengurangi resiko jika terpapar Covid-19.

Sebagaimana ia jelaskan melalui tayangan Youtube lifestlyeOne, Selasa (3/8/2021).

"Oleh karena itu meskipun sudah terkena Covid-19, sembuh tetap harus mendapatkan vaksinasi Covid-19," katanya dikutip via TribunWow.com Ini Waktu yang Tepat untuk Vaksin seusai Isolasi Mandiri atau Sembuh dari Covid-19.

Pasien Covid-19 sudah bisa menerima vaksin Covid-19 setelah dua minggu setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19 atau selesai menjalani masa isolasi mandiri. 

Dia menjelaskan dalam aturan internasional jika pasien telah melewati masa infeksius dia sudah bisa menjalani vaksinasi

Namun, di Indonesia pemerintah mengatur untuk penyintas Covid-19 baru bisa mendapat vaksin setelah tiga bulan dinyatakan sembuh dari Covid-19. 

"Jadi di Indonesia kita tetap tiga bulan dulu setelah sembuh ya," ujarnya. 

Selain itu, terkait pasien long Covid, dia menjelaskan bahwa itu tidak menghalangi untuk mendapat vaksinasi Covid-19. 

Baca juga: Hasil Penelitian Vaksin Covaxin Disebut Ampuh Melawan Varian Delta Plus, Ini Penjelasannya

Namun, pasien long Covid memang membutuhkan waktu sebelum mendapat vaksin Covid-19.

Karena sebelum divaksin perlu diperhatikan juga kondisi kesehatan penerima vaksin.

Mengatakan hal yang sama, Peneliti World Health Organization (WHO) Soumya Swaminathan menjelaskan terkait urgensi vaksinasi Covid-19.

"Kita tahu bahwa kebanyakan orang yang mengidap Covid-19 telah mengembangkan sistem respons imun," kata Soumya, dalam laman resmi who.int.

Ia menjelaskan ada sekelompok penderita Covid yang tidak mengalami gejala penyakit, sehingga tidak tahu bahwa dirinya menderita Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved