Breaking News:

Virus Corona

Mengenal Bahaya Virus Corona Delta Plus, Ilmuwan Bocorkan Hal yang Perlu Dilakukan Agar Tak Terpapar

Meski varian ini belum umum, Kementerian Kesehatan India menetapkan Delta Plus sebagai Variant of Concern (VOC) pada 22 Juni.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNCIREBON.COM- Varian baru virus corona telah muncul. Para ilmuwan bekerja untuk mencari tahu apakah Covid-19 varian ini lebih berbahaya daripada "sepupunya" varian Delta.

Diketahui, virus corona varian delta telah menewaskan ratusan ribu orang di India dan dengan cepat menjadi varian dominan di seluruh dunia.

Negara bagian Maharashtra, India, yang terpukul keras akibat Covid-19, kini telah memberlakukan kembali lockdown karena meningkatnya kekhawatiran tentang varian baru ini, yang disebut Delta Plus (yang bukan merupakan sebutan resmi).

Dilansir nationalgeographic.com, Delta Plus sedikit berbeda dari varian Delta—varian utama di India dan Inggris—yang lebih menular dan diperkirakan menyebabkan lebih banyak pasien rawat inap daripada jenis sebelumnya.

Vaksin yang ada efektif melawan Delta, tetapi hanya jika orang tersebut telah divaksinasi penuh.

Karena sangat berhati-hati, Organisasi Kesehatan Dunia bahkan mendesak orang yang divaksinasi penuh untuk tetap memakai masker.

"Setelah Anda divaksinasi sepenuhnya, teruslah bermain aman karena Anda bisa berakhir sebagai bagian dari rantai penularan."

"Anda mungkin tidak sepenuhnya terlindungi. Terkadang vaksin tidak bekerja," kata Bruce Aylward, penasihat senior WHO, pada konferensi pers pekan lalu.

Varian Delta Plus mulai muncul di database global sejak pertengahan Maret.

Pada 26 April kasus Delta Plus yang ditemukan di Inggris, membuat Inggris menerapkan pembatasan perjalanan internasional pada 4 Juni.

Baca juga: Volume Sampah Kota Cirebon Berkurang 30 Persen Selama PPKM Darurat - PPKM Level 4

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved