Anggota TNI di Indramayu Gotong Kasur Hingga Bereskan Kamar Untuk Tempat Isolasi Pasien Covid-19
Untuk satu kamar ruang isolasi, nantinya akan ditempati oleh dua orang pasien. Ada sebanyak 50 Bed yang disediakan di Asrama Haji
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Asrama Haji Indramayu disiapkan untuk menjadi pusat isolasi perawatan pasien Covid-19 tanpa gejala.
Ada sebanyak 50 Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tempat tidur perawatan pasien yang disediakan.
Untuk satu kamar ruang isolasi, nantinya akan ditempati oleh dua orang pasien.
Baca juga: Duh, Kasus Positif Covid-19 di Bandung Meroket, Tempat Isolasi Penuh, Wisma Atlet Jadi Pusat Isolasi
Baca juga: Ruang Isolasi Penuh, Pemkab Indramayu Rencanakan Sewa Hotel Untuk Pusat Isolasi Baru
Pada hari ini, anggota TNI pun terlihat tengah menyiapkan kamar agar siap bilamana digunakan.
Mereka menggotong kasur, bantal, guling, serta membersihkan kamar ruang isolasi.
"Intinya, kami dari Kodim 0616/Indramayu selalu siap membantu pemerintah daerah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 ini," ujar Dandim 0616/Indramayu, Letkol Inf Teguh Wibowo kepada Tribuncirebon.com di Jalan Olahraga Indramayu, Jumat (30/7/2021).
Sementara itu, Bupati Indramayu, Nina Agustina menambahkan, pada hari ini, pemerintah daerah juga mendapat bantuan berupa kasur dari PT Pertamina EP.
"Alhamdulillah pada hari ini kita juga mendapat bantuan dari Pertamina EP dan ini akan kita jadikan pusat isolasi Covid-19 untuk pasien tanpa gejala," ujar dia.
Fasilitas Mewah
Fasilitas mewah seperti hotel disiapkan pemerintah Kabupaten Indramayu untuk tempat isolasi pasien Covid-19.
Salah satunya di Asrama Haji Indramayu di Jalan Olahraga Indramayu.
Pada bangunan bergaya eropa itu, nantinya akan dipusatkan sebagai tempat isolasi bagi pasien Covid-19 tanpa gejala.
Bupati Indramayu, Nina Agustina mengatakan, di Asrama Haji Indramayu ini juga akan disiapkan tenaga kesehatan yang bakal memantau kondisi para pasien.
"Ada 50 unit Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tempat tidur perawatan pasien yang di siapkan di sini," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat meninjau lokasi Asrama Haji Indramayu, Jumat (30/7/2021).
Pantauan di lokasi, kesan mewah tidak hanya tampak pada bangunan bergaya eropa yang sekarang ini masih dalam proses pembangunan tersebut.
Kamar yang akan digunakan untuk pasien pun sudah seperti hotel.
Di dalamnya dilengkapi AC, tempat tidur modern, oksigen, dan lain sebagainya.
Kamar mandi yang berada di dalam kamar isolasi pun didesain mirip seperti kamar mandi yang umumnya ada di hotel-hotel.
Nina Agustina menyampaikan, bagi pasien Covid-19 yang tidak memungkinkan isolasi mandiri (Isoman) di rumah, bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.
Kendati demikian, ia berharap pusat isolasi ini tidak sampai digunakan dan mata rantai pandemi Covid-19 bisa secepatnya diputus.
"Ini juga untuk mengantisipasi penuhnya BOR di rumah sakit, tapi kita alhamdulillah sekarang ini sudah landai," ujar dia.
Nina Agustina juga menekankan agar masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Jangan sampai, tren baik dengan mulai menurunnya kasus Covid-19 yang saat ini terjadi di Kabupaten Indramayu kembali mengalami lonjakan kasus.
"Sekarang kita berada di level 3, jangan sampai kita naik ke level 4 dan untuk itu prokes harus selalu ditingkatkan," ujarnya.