Virus Corona Mewabah

Alasan Sosok Mendiang Akidi Tio dan Keluarga Kerap Bantu Warga Sumsel dan Kini Sumbang Rp 2 Triliun

Keluarga mendiang Akidi Tio menyerahkan bantuan Rp 2 triliun kepada pemerintah Provinsi Sumatra Selatan ( Sumsel ).

Editor: dedy herdiana
WARTA KOTA
ILUSTRASI uang - Seorang karyawan bank sedang memeriksa pasokan uang, Kamis (9/5/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM, PALEMBANG - Dana bantuan sebesar Rp 2 triliun, bukanlah jumlah uang yang kecil. Bahkan dana sebesar itu biasanya merupakan dana kebutuhan untuk pembangunan sebuah kabupaten atau kota.

Tapi kenyataan ini menunjukkan bahwa dana sebesar Rp 2 triliun itu merupakan dana sumbangan dari seseorang atau sebuah keluarga.

Keluarga mendiang Akidi Tio menyerahkan bantuan Rp 2 triliun kepada pemerintah Provinsi Sumatra Selatan ( Sumsel ).

Dana bantuan itu disalurkan melalui dokter keluarga Akidi Tio, Prof dr Hardi Darmawan, di Mapolda Sumsel, Senin (26/7/2021). 

Baca juga: Akidi Tio Pengusaha Asal Aceh Sumbang Rp 2 Triliun untuk Tangani Covid-19 di Sumsel, Siapa Dia?

Hardi  sudah hampir 50 tahun bekerja sama dengan keluarga Akidi Tio.

Ia pun mengungkapan alasan pemberian dana bantuan untuk penanganan Covid-19 bagi masyarakat Sumsel itu.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, bersama Gubernur Sumsel Herman Deru menerima bantuan sebesar Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio, pengusaha asal Langsa, Aceh Timur, untuk dana penanganan Covid-19, Senin (26/7/2021).
Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, bersama Gubernur Sumsel Herman Deru menerima bantuan sebesar Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio, pengusaha asal Langsa, Aceh Timur, untuk dana penanganan Covid-19, Senin (26/7/2021). (DOK. HUMAS POLDA SUMSEL)

Menurutnya, Akidi Tio adalah pengusaha sukses di bidang pembangunan dan kontraktor.

Ia mengatakan, semasa hidup, Akidi Tio tak pernah lewat dalam memberikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Baca juga: Uu Ruzhanul Ulum Bagikan Langsung Bantuan PPKM kepada Masyarakat Ciamis dan Kuningan

"Saya sebenarnya adalah dokter keluarga almarhum Pak Akidi, sudah 36 tahun dengan Pak Akidi. Bila ditambah dengan anak-anak, mantu dan cicit-cicitnya, berarti  sudah 48 tahun saya mengenal keluarga beliau," ujar Hardi.

Kebiasaan itu juga Akidi Tio ajarkan kepada tujuh anaknya yang juga sudah jadi pengusaha sukses dan mayoritas menetap di Jakarta.

"Sesuai dengan namanya, Akidi artinya keyakinan. Dia sudah berpesan pada anak, cucu, cicit, 'kalau kamu berhasil di bidang apapun, jangan lupa menyisihkan untuk orang-orang miskin'. Itu pesan beliau," ujar Hardi.

Menurut Hardi, penyerahan bantuan di Sumsel karena Akidi Tio juga pernah tinggal di Kota Palembang.

Keluarga itu, ucapnya, begitu dermawan bahkan kerap memberikan bantuan rutin ke masyarakat tanpa publikasi ke media.

"Bahkan sebelum pandemi, mereka juga sering membantu misalnya panti-panti jompo di Palembang, apalagi di masa pendemi ini, jelas sekali banyak orang kesusahan," ujarnya.

Ia mengatakan sudah banyak bantuan yang diberikan oleh keluarga Akidi Tio untuk penanganan Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved