Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Tahun Ini Salat Iduladha Tidak Ada, Takbir Keliling Dilarang, Kalau Mau Takbiran Dilakukan di Rumah

Selain meniadakan salat Iduladha di masjid atau lapangan, SE Menag itu juga mengatur larangan takbir keliling, termasuk berkerumun di dalam masjid

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribunnews
Ilustrasi - Takbiran 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 17 yang meniadakan salat Idul Adha di lapangan atau masjid bagi daerah yang sedang menerapkan PPKM Darurat.

Ia berharap masyarakat mematuhi imbauan dalam surat edaran itu.

Gus Yaqut, sapaannya, mengingatkan umat Islam bahwa mematuhi arahan pemerintah menurut ajaran Islam wajib hukumnya.

”Di Islam itu ada hukum ketaatan. Bahwa taat kepada Allah, taat kepada Rasul, itu mutlak, wajib hukumnya. Taat kepada pemerintah muqayyad namanya. Ada pengecualian.

Ketika pemerintah ini mengeluarkan peraturan yang sifatnya melindungi masyarakat, maka pemerintah wajib untuk dipatuhi," ucap Gus Yaqut dalam jumpa pers melalui Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (16/7).

"Nah, ini hukum dalam Islam, taat kepada Allah, taat kepada Rasul dan taat kepada ulil amri atau pemerintah," tegasnya.

Selain meniadakan salat Iduladha di masjid atau lapangan, SE Menag itu juga mengatur larangan takbir keliling, termasuk berkerumun di dalam masjid.

Takbiran diimbau di rumah saja.

Menag juga mengatur penyembelihan hewan kurban dilakukan di rumah potong hewan.

Jika tak memungkinkan, dipotong di ruang terbuka dengan jumlah orang terbatas tanpa kerumunan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved