Satpol PP Trending di Twitter: Bahas Oknum Satpol PP Pukul Ibu Hamil Terekam Kamera dan Tuai Hujatan

Pasca beredarnya kabar oknum anggota Satpol PP pukul ibu hamil, kata Satpol PP langsung trending di media sosial, yakni trending di Twitter.

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Tangkapan layar petugas oknum Satpol PP Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam. 

TRIBUNCIREBON.COM - Pasca beredarnya kabar oknum anggota Satpol PP pukul ibu hamil, kata Satpol PP langsung trending di media sosial, yakni trending di Twitter.

Banyak warganet yang ikut mengomentari kabar oknum anggota Satpol PP pukul ibu hamil itu.

Terbukti hingga pukul 20.22 WIB, Kamis (15/7) sudah ada sekitar 42.7K tweet yang diunggah terkait Satpol PP.

Warganet juga banyak mengujat oknum Satpol PP.

Padahal sesuai tugas tanggung jawab, aparat yang digaji rakyat itu seharusnya mampu jadi pamong dan mengayomi masyarakat.

Pasca beredarnya kabar oknum anggota Satpol PP pukul ibu hamil, kata Satpol PP langsung trending di media sosial, yakni trending di Twitter.
Pasca beredarnya kabar oknum anggota Satpol PP pukul ibu hamil, kata Satpol PP langsung trending di media sosial, yakni trending di Twitter. (Twitter)

Sebelumnya diberitakan setelah kejadian oknum anggota Satpol PP Gowa diduga memukul ibu hamil jadi sorotan dan videonya viral, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Bupati Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, angkat bicara.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Alimuddin Tiro, memberi penjelasan terkait dugaan anggotanya memukul seorang ibu hamil pemilik warung kopi saat penertiban Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selain meminta maaf, Alimuddin Tiro juga menyebut bahwa ia mendapat laporan bahwa pemilik kafe yang disebut ibu hamil itu kabarnya tidak hamil.

"Atas nama kepala satuan Pramong Praja, izinkan saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya khususnya korban dan seluruh masyarakat," katanya saat jumpa pers di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Kamis (15/7/2021), dilansir TribunGowa.com.

Baca juga: Anggota Satpol PP Gowa Pukul Ibu Hamil Pemilik Kafe Saat Razia PPKM, Ternyata Punya Jabatan Tinggi

 
Tangkapan layar petugas oknum Satpol Pp Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam.
Tangkapan layar petugas oknum Satpol Pp Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam. (ist)

Baca juga: Kronologi Satpol PP di Gowa Pukul Ibu Hamil saat Razia PPKM, Berawal dari Teguran soal Pakaian

Baca juga: FAKTA Oknum Satpol PP Gowa Pukul Wanita Hamil Pemilik Warkop saat Razia PPKM, Korban Alami Kontraksi

 

Soal korban dugaan penganiayaan, ia mengaku mendapat informasi yang mengatakan korban sebenarnya tak hamil.

Namun, Alimuddin mengatakan pihaknya akan menelusuri kebenaran informasi tersebut.

"Kami mendapat informasi bahwa korban ini tidak hamil sebagaimana berita yang beredar."

"Kalau bukti medis belum ada, dan ini kami akan telusuri," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Lebih lanjut, Alimuddin mengungkapkan oknum Satpol PP Gowa yang diduga melakukan penganiayaan, hingga saat ini belum diperiksa.

Tetapi, ia berjanji akan memberi sanksi tegas pada si oknum.

"Oknum tersebut belum kami periksa. Terkait sanksi tentunya kami serahkan kepada proses hukum yang berlaku," pungkasnya.

Mengutip TribunGowa.com, korban disebutkan tengah hamil sembilan bulan.

Korban yang diketahui bernama Rosmiyati Khastury pingsan karena mengalami kontraksi ketika melaporkan kekerasan yang dialaminya di Polres Gowa, Rabu (14/7/2021).

Ia pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Bupati Gowa Buka Suara

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, buka suara terkait dugaan penganiayaan terhadap ibu hamil yang dilakukan oknum Satpol PP Gowa.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, buka suara terkait dugaan penganiayaan terhadap ibu hamil yang dilakukan oknum Satpol PP Gowa. (Instagram @adnanpurichtaichsan)

Baca juga: Pengakuan Wanita Hamil 9 Bulan Dipukul Oknum Satpol PP Gowa, Pingsan hingga Alami Kontraksi

Baca juga: Viral Wanita Hamil Pemilik Warung Kopi Dipukul Oknum Satpol PP saat Razia PPKM, Suami juga Dianiaya

Baca juga: FAKTA Video Viral Satpol PP yang Sebut Tambal Ban Online, Rekaman Dipotong, Kini Dapat Penghargaan

Lewat akun Instagramnya, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, buka suara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Satpol PP Gowa.

Adnan mengatakan ia tak mentolerir tindak kekerasan.

Karena itu, ia akan menyerahkan kasus tersebut pada pihak kepolisian.

"Terkait aksi pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP Kabupaten Gowa saat melakukan penertiban dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), saya menyesalkan dan tidak akan mentolerir kejadian tersebut dan menyerahkan kasus itu untuk ditindak lanjuti pihak kepolisian," bebernya, Kamis (15/7/2021), lewat akun Instagram @adnanpurichtaichsan.

Ia mengungkapkan, sejak awal PPKM diterapkan, dirinya selalu mengingatkan para bawahannya agar bersikap humanis.

Karena itu, Adnan tidak membenarkan tindak kekerasan yang dilakukan oknum Satpol PP Gowa.

"Sejak awal dilakukannya penertiban PPKM, saat memimpin apel, saya selalu katakan kedepankan sikap humanis tapi tetap tegas. Tapi jangan artikan tegas itu untuk bertindak kasar," katanya.

"Apapun yang berkaitan dengan kekerasan, tidak dapat dibenarkan," imbuhnya.

Kronologi Kejadian

Tangkapan layar petugas oknum Satpol PP Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam
Tangkapan layar petugas oknum Satpol PP Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam (Screenshot)

Dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Satpol PP Gowa berawal ketika tim empat yang dipimpin Sekretaris Daerah Hj Kamsina, menyasar warkop.

Baca juga: Wanita yang Dipukul Oknum Satpol PP Gowa Ternyata Lagi Hamil 9 Bulan, Sempat Pingsan & Dibawa ke RS

Baca juga: Hendi Tegur Keras Satpol PP yang Semprot Tempat Usaha

Baca juga: Panti Pijat dan Spa di Serpong Digerebek Satpol PP Saat Pelanggan Mandi Uap dan Dipijat Terapis

Di kawasan Panciro, petugas mendengar suara musik cukup keras dari Warkop Ivan.

"Depan kantor Desa Panciro kita berhenti dan besar sekali musik, karena ini telah masuk hari keenam pengetatan PPKM mikro di Gowa," ungkap Kamsina, Kamis (15/7/2021) dini hari, dikutip dari TribunGowa.com.

Karena itu, tim empat masuk dan memberikan imbauan secara humanis.

"Kita sampaikan kalau bisa kecilkan musiknya atau dimatikan saja, namun dia (pemilik warko) kurang baik penerimaanya," tambahnya.

Setelahnya, seorang anggota Satpol PP Gowa menanyakan surat izin warkop tersebut.

"Mana surat izin ini kafe saya mau lihat," kata anggota Satpol PP Gowa itu.

"Pelan-pelan, Pak. Orang lagi hamil Pak, santai Pak," kata suami ibu hamil sambil merekam video.

Pemilik warkop dan anggota Satpol PP Gowa terlibat adu mulut hingga berakhir dengan pemukulan.

Melihat suaminya dipukul, sang istri yang tengah berbadan dua langsung bangkit dari duduknya.

Ia melempar kursi pada anggota Satpol PP yang memukul suaminya.

Baca juga: Satpol PP DKI Jakarta Tutup Kantor PT Equity Life Indonesia, Ini Penjelasan Anak Buah Anies Baswedan

Baca juga: Satpol PP DKI Kerahkan 4 Truk Bantu Distribusi dan Pengisian Tabung Oksigen

Namun, anggota Satpol PP Gowa itu membalas dengan memukul wanita tersebut.

Keributan itu kemudian dilerai oleh anggota Satpol PP lainnya dan seorang polisi yang ikut dalam patroli.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W, TribunGowa.com/Sayyid Zulfadly, Kompas.com/Abdul Haq)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KLARIFIKASI Satpol PP Gowa soal Anggotanya Diduga Pukul Ibu Hamil, Oknum Belum Diperiksa, https://www.tribunnews.com/regional/2021/07/15/klarifikasi-satpol-pp-gowa-soal-anggotanya-diduga-pukul-ibu-hamil-oknum-belum-diperiksa?page=all.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved