Breaking News:

Mulai Besok Perbatasan Jabar-Jateng Ditutup, Polresta Cirebon & Polres Brebes Siapkan Posko Terpadu

posko terpadu itu pun akan menyekat masyarakat dari arah Jawa Barat menuju Jawa Tengah maupun sebaliknya.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (kanan), bersama Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto (kiri), saat membahas rencana penyekatan Jabar dan Jateng di Pos PJR Losari, Kabupaten Cirebon, Kamis (15/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Polresta Cirebon dan Polres Brebes bakal menyiapkan posko terpadu di perbatasan Jawa Barat serta Jawa Tengah.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, posko terpadu akan beroperasi mulai Jumat (16/7/2021) besok.

Menurut dia, personel gabungan Polresta Cirebon dan Polres Brebes juga disiagakan di posko tersebut.

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan Polres Brebes, kami menyepakati untuk membuat posko terpadu di perbatasan," kata Arif Budiman saat ditemui di Pos PJR Losari, Kabupaten Cirebon, Kamis (15/7/2021).

Ia mengatakan, posko terpadu itu pun akan menyekat masyarakat dari arah Jawa Barat menuju Jawa Tengah maupun sebaliknya.

Baca juga: Siap-siap Perbatasan Jabar-Jateng Akan Ditutup, Polresta Cirebon Berkoordinasi dengan Polres Brebes

Baca juga: Masuk Kota Bandung Sulit Sekali, Semua Batas Dijaga, Jika Tak Punya 3 Dokumen Ini Anda Diputar Balik

Hal itu bertujuan untuk mengurangi mobilitas warga di wilayah perbatasan provinsi dalam masa PPKM darurat seperti sekarang.

Nantinya, petugas gabungan di posko tersebut akan mengecek para pekerja lintas provinsi yang masih harus beraktivitas.

"Tapi, hanya pekerja industri sektor kritikal yang diperbolehkan melintas," ujar Arif Budiman.

Selain itu, pekerja industri sektor esensial yang bergerak di bidang ekspor juga diperbolehkan melintasi posko terpadu tersebut.

Sebab, dalam aturan PPKM darurat industri sektor esensial masih diizinkan beroperasi, tetapi harus membatasi 50 persen karyawannya yang bekerja dalam sekali waktu.

Baca juga: Penyekatan Jalan di Kuningan Mulai Jam 2 Siang Hingga 5 Pagi, Aktivitas Warga Makin Dibatasi

Baca juga: Batasi Aktivitas Warga di Malam Hari saat PPKM Darurat, Pemkot Cirebon Padamkan PJU Jalan Protokol

Namun, mereka harus menunjukkan sejumlah persyaratan yang ditentukan. Di antaranya, IOMKI, surat jalan dari pabrik tempatnya bekerja, dan lainnya.

Sementara Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto, memastikan petugas yang disiagakan akan memverifikasi secara ketat warga yang melintasi perbatasan Jabar dan Jateng.

"Kami akan mengecek kelengkapan persyaratan setiap pekerja tersebut di posko terpadu ini," kata Faisal Febrianto.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved