Breaking News:

Idul Adha 2021

Ini Pedoman Pelaksanaan Salat Iduladha 2021 dan Penyembelihan Hewan Kurban Menurut Kemenag

pedoman pelaksanaan Iduladha 2021 sudah diatur dalam edaran Menteri Agama nomor 17 tahun 2021

Editor: Mumu Mujahidin
TribunWow
Hari Raya Idul Adha 2021 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNAJABAR.ID, BANDUNG - Kota Bandung masih dalam status zona merah dan sedang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Lalu, bagaimana pelaksanaan Iduladha 1442 hijriah pada 20 Juli 2021?

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra), Momon Ahmad Imron menjelaskan Pemkot Bandung sudah menerima beragam ketentuan dan panduan dari pemerintah pusat dan nantinya akan dikeluarkan surat edaran wali kota soal pelaksanaan Iduladha tahun ini.

"Nanti pak Wali akan buat surat edaran untuk pedomannya dan penyembelihan hewan kurban. Surat edaran akan merujuk pada ketentuan PPKM Darurat," katanya, Kamis (15/7/2021) di Bandung.

Momon mengimbau kepada para penjual kurban untuk terus berkoordinasi dengan satgas di level kecamatan dan kelurahan, serta meminta ke warga yang mau menyembelih untuk koordinasi dengan satgas setempat.

"Pengawasan juga pengendalian Salat Iduladha hingga tempat penjualan hewan kurban menjadi kewajiban dan kewenangan satgas kecamatan juga kelurahan," katanya.

Kepala Kementerian Agama Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi menambahkan bahwa pedoman pelaksanaan Iduladha 2021 sudah diatur dalam edaran Menteri Agama nomor 17 tahun 2021, seperti khusus daerah di zona PPKM Darurat tak boleh melaksanakan arak-arakan takbir keliling.

"Kami sarankan pada malam takbir di masjid hanya diperdengarkan lewat pengeras suara atau kalau bisa gunakan rekaman semacam kaset atau bentuk lainnya yang bisa diputar dan diperdengarkan," ujarnya.

Baca juga: Bagaimana Hukum Kurban untuk Orang yang Sudah Meninggal, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Dalam surat edaran Menag itu pun, tambahnya, umat Muslim dianjurkan tak gelar salat Iduladha berjamaah baik di musala, masjid, atau lapangan.

Masjid tetap dibuka, namun, kata Tedi, substansinya tidak digunakan sementara untuk proses kegiatan berjamaah.

"Kami memohon kesadaran warga dan pengertiannya untuk beribadah di rumahnya masing-masing dan berlaku untuk seluruh agama di kondisi saat ini," katanya.

Adapun prosesi penyembelihan kurban, Tedi menyarankan pada 11, 12, dan 13 Zulhijah atau pada 21, 22, dan 23 Juli 2021.

Selain itu, disarankan untuk menyembelih di rumah potong hewan (RPH) untuk meminimalisasi interaksi orang.

"Jika RPH sudah penuh, hewan kurban disembelih di lapangan terbuka dengan jumlah panitia terbatas dan tetap perhatikan protokol kesehatan. Satu orang satu alat potong. Jika terbatas, pisaunya harus didisinfektan dahulu. Lalu, setelah dipotong, penerima tak boleh datang ke tempat pemotongan tapi panitia yang mengantarkannya," ujarnya. (*)

Baca juga: Contoh Khutbah Idul Adha 1442 H dengan Tema Semangat Kurban di Tengah Pandemi Covid-19

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved