Breaking News:

Persibmania

Bisnis Pemain Persib Bandung Dedi Kusnandar Ikut Terdampak Covid-19, Diakui Ada Yang Harus Tutup

Pandemi Covid-19 di Indonesia membuat banyak pelaku usaha mengalami kebangkrutan. Juga bisnis yang dimiliki oleh pemain Persib Bandung, Dedi Kusnandar

Editor: dedy herdiana
Dok. Tribun Jabar
Dedi Kusnandar Gelandang Persib Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pandemi Covid-19 di Indonesia membuat banyak pelaku usaha mengalami kebangkrutan.

Mulai dari bisnis jasa, pakaian, hingga makanan terkena dampak yang sangat besar akibat pandemi virus corona.

Tak terkecuali bisnis yang dimiliki oleh pemain Persib Bandung, Dedi Kusnandar.

Baca juga: Ini yang Dilakukan Pemain Persib Bandung Dedi Kusnandar untuk Senang-senang, di Sela Latihan Mandiri

Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar sangat antusias dengan pertemuan tim pada hari ini, Sabtu (22/5/2021), di Graha Persib, Jalan Sulanjana No 17.
Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar sangat antusias dengan pertemuan tim pada hari ini, Sabtu (22/5/2021), di Graha Persib, Jalan Sulanjana No 17. (Tribunjabar.id/Ferdyan Adhy Nugraha)

Pemain yang akrab disapa Dado itu mengaku salah satu unit bisnisnya harus tutup sementara karena efek pandemi Covid-19.

"Masih seperti biasa mengurus bisnis laundry dan buka usaha  busana muslim/hijab setelah cafe d'ceker berhenti sejak tahun lalu karena pandemi," ujar Dado saat dihubungi awak media, Rabu (14/7/2021).

Namun untuk bisnis laundry, pemilik nomor punggung 11 itu mengaku tak mengalami dampak yang cukup besar seperti cafe.

Baca juga: Apakah Pemain Persib Bandung Erwin Ramdani Masih Optimis Liga 1 Bisa Berjalan? Begini Jawabannya

Walaupun ada sedikit penurunan, mantan pemain Pelita Jaya dan Arema FC ini mengungkapkan, bisnisnya tersebut masih bisa berjalan. 

"Alhamdulillah kalau bisnis laundry tidak terlalu terdampak seperti cafe, memang bisnis laundry ada penurunan sekitar 20-30 persen, lumayan masih cukup stabil dibandingkan cafe," katanya.

"Jadi bisnis laundry masih tetap berjalan, dua di Jatinangor dan dua lagi di Kabuapten Bandung," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved