Breaking News:

Cara Beli Hewan Kurban Secara Online Saat PPKM Darurat, Ini Proses Pemilihan Sapinya

Selama PPKM darurat sejumlah penjual hewan kurban memilih memasarkan produknya secara daring atau dalam jaringan. 

Editor: Fauzie Pradita Abbas
TribunJabar.id/Ferri Amiril Mukminin
Hewan kurban sapi yang dijual di Kabupaten Cianjur berkisar antara Rp 23 juta sampai dengan Rp 27 juta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, sejumlah penjual hewan kurban memilih memasarkan produknya secara daring atau dalam jaringan. 

Penjualan hewan kurban secara daring ini dilakukan sebagai adaptasi dengan kebiasaan baru selama pandemi Covid-19. 

Apalagi, di masa PPKM darurat ini pemerintah melarang masyarakat berkerumun dan menyarankan tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.  

Baqara Farm satu di antaranya.

Penjual hewan kurban yang berlokasi di Subang ini melayani pembelian hewan kurban secara online. 

"Lokasi kandangnya saja di Subang, tapi pengantaran bisa ke mana saja. Terutama wilayah Jawa Barat," ujar Dida Legawa, Manajer Baqara Farm, Sabtu (10/7/2021).

Penjualan hewan kurban secara online ini, kata dia, dilakukan untuk mengikuti kebiasaan baru dan memudahkan calon pembeli hewan kurban

Ia pun menjamin penjualan hewan kurban secara online ini sudah sesuai syariat.

"Kami menyiapkan komunikasi secara audio dan visual. Sehingga, pembeli bisa melihat, memilih hingga pembayarannya secara online. Hewan kurban dijamin sehat, aman, amanah, dan halal serta insyaallah berkah," ucapnya.

“Pilih sapinya, catat nomor eartag-nya, saksikan penimbangannya (via daring), dan tunggu kedatangannya," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved