Breaking News:

Bansos PPKM Darurat

Bansos PPKM Darurat di Kota Bandung Segera Cair, Kelurahan-kelurahan Sedang Proses Pendataan

Kelurahan di Kota Bandung sibuk mempersiapkan data-data warga penerima bantuan sosial menyusul adanya kebijakan PPKM Darurat ( Bansos PPKM Darurat)

Editor: dedy herdiana
tribunnews.com
Ilustrasi bansos. Bansos PPKM Darurat di Kota Bandung Segera Cair, Kelurahan-kelurahan Sedang Proses Pendataan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Seluruh Kelurahan di Kota Bandung sedang sibuk mempersiapkan data-data warga penerima bantuan sosial menyusul adanya kebijakan PPKM Darurat ( Bansos PPKM Darurat) per 3 Juli sampai 20 Juli 2021. 

Dinas Sosial Kota Bandung telah menetapkan sebanyak 60 ribu penerima untuk bansos ini dengan per KK bantuannya senilai Rp 500 ribu.

Penerima yang mendapatkan bantuan ialah warga yang tak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Penerima juga hanya mendapatkan sekali bantuan ini selama PPKM darurat.

Baca juga: Berikut Tahapan dan Syarat Penerima Bansos dari Pemkot Bandung Pada Masa PPKM Darurat

Lurah Gumuruh, Nurma Safarini mengaku pendataan di kelurahannya sudah selesai dan terdapat sebanyak 411 calon penerima bansos.

Nurma menegaskan mereka yang mendapatkan itu hasil seleksi belum pernah menerima bansos.

"Tapi, masih ada yang kami ajukan karena yang bersangkutan baru satu kali menerima bansos setelah itu tidak menerima lagi," katanya saat dihubungi, Kamis (8/7/2021).

Terkait pendataan, katanya, tidak semuanya oleh RT dan RW, karena di Kelurahan Gumuruh ada warga yang membutuhkan datang langsung dan dibantu oleh kader PKK.

"Kami ada data base warga. Tahun kemarin juga tercatat yang mengajukan sebanyak 2.500 KK tapi yang mendapatkan sekitar 2.326 KK. Sementara tahun ini 411 sesuai kuota dan akan dikirim ke Dinsos," ujarnya.

Baca juga: Bansos Ada Lagi, Disalurkan Saat PPKM Darurat, Warga Isoman Disuplai Obat Langsung ke Rumah

Nurma juga mengaku pihaknya telah menyediakan kuota cadangan apabila yang diajukan ada yang tak lolos.

Dia mengatakan ada sebanyak 128 KK data cadangan. Data-data tersebut, Nurma menyebut berasal dari data Puskesos tingkat Kelurahan Gumuruh.

"Iya ada (cadangan). Karena ada yang orangtuanya dapat sementara anaknya tidak, namun masih dalam satu KK," katanya.

Hal senada pun diungkap Lurah Cigending, Karna Suherman. Dia mengatakan pendataan warga penerima bansos di Kelurahan Cigending masih sedang proses pengambilan data dari masing-masing RW.

"Pendataan masih proses dan dikoordinir Kasi Kesos kelurahan. Kuota penerima di Cigending ada sebanyak 450 KK. Mereka itu terdata non DTKS, dan alhamdulillah tak ada kendala apa-apa," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved