Jumat, 1 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Virus Corona Mewabah

Soal Kelangkaan Oksigen di Kota Bandung, Begini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menanggapi perihal kelangkaan oksigen di sejumlah rumah sakit di Kota Bandung

Tayang:
Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Cipta Permana
Tabung oksigen isi ulang volume satu meter kubik kosong yang berjejer di depan pintu masuk apotek Kimia Farma 43 Buah Batu, Minggu (27/6/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menanggapi perihal kelangkaan oksigen di sejumlah rumah sakit di Kota Bandung menyusul meningkatknya jumlah pasien Covid-19 setiap harinya. 

Menurut Ahyani, di Rumah Sakit Al Islam dalam satu harinya selalu dilakukan pengecekan kebutuhan oksigen, sebab distributor oksigennya tak bisa memastikan berapa jumlah yang bisa mereka distribusikan.

"Itulah sebabnya rumah sakit-rumah sakit lakukan buka tutup pasien covid. Yang butuhkan oksigen itu kan bukan hanya di Kota Bandung melainkan seluruh Indonesia," ujarnya saat dihubungi, Senin (5/7/2021).

Baca juga: 3 RS di Kota Bandung Ini Sementara Tak Layani Pasien Keluhan Sesak Napas, Stok Oksigen Sudah Minim

Baca juga: Puluhan Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, Layanan IGD Rumah Sakit di Majalengka Terpaksa Ditutup

Ketika disinggung terkait kemungkinan adanya penimbunan oksigen, Ahyani menyebut masalah itu ranahnya ada di Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Sebab, Dinkes hanya menyampaikan kepada distributor terkait kebutuhan setiap rumah sakit.

"Nanti yang koordinasi dengan distributor itu adalah Disdagin. Kami hanya himpun kebutuhan RS dan antisipasi dampaknya kepada pasien," ujarnya.

Baca juga: Bila Dapat Pesan Bawang Putih Ampuh Obati Covid-19, Apakah Harus Dicoba? Simak Penjelasannya di Sini

Ahyani juga menyampaikan semua rumah sakit yang tak memiliki tabung oksigen cadangan dan sarana yang diperlukan untuk menyimpan, pastilah akan menjadi sulit sebab mengandalkan pengisian, seperti halnya dalam pengisian tabung gas yang mesti membawa tabung.

"Rumah sakit yang tutup karena butuhkan oksigen seperti Al Islam, RSUD Kota Bandung, RSKIA, dan RS Edelweis yang juga memang terkendala kurangnya SDM karena banyak terpapar," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved