Breaking News:

Karyawan Pabrik di Kuningan Kena Covid19

5 Karyawan Pabrik Pulpen Positif Covid-19 Berasal dari Cirebon dan Kuningan, Jalani Isolasi Mandiri

Lima dari 400 karyawan pabrik pulpen di Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy Kunjungi Lokasi Pabrik Pulpen yang ada 5 karyawan positif Covid-19 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Lima dari 400 karyawan pabrik pulpen di Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.

Responsible Manager, Departemen MSA dan Genaral Affair, Rian memberi tanggapan terkait lima karyawan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kelima karyawan itu satu orang dari Kuningan dan sisanya dari Kabupaten Cirebon," kata Rian, Rabu (23/6/2021).

Mengenai pelaksanaan isolasi mandiri, kata dia bahwa manajemen telah menyiapkan tempat untuk masa penyembuhan bagi karyawan terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut.

Baca juga: Wali Kota Cirebon Akui Pemkot Mulai Kesulitan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19: Kami Kewalahan

"Lokasi isolasi mandiri itu ada di mess dengan disediakan kebutuhan lainnya, seperti logistik dan ini mendapat pengawasan dari Satgas Covid-19 di kita," ungkapnya.

Upaya pencegahan lainnya, kata dia bahwa perusahaan bersiap melakukan rapid test antigen untuk semua karyawan pabrik dan akan melakukan koordinasi dengan tim medis dari Puskesmas setempat.

"Untuk penanganan dan pencegahan Covid-19, kami juga terbuka untuk koordianasi dengan tim medis dari Puskesmas," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 5 karyawan pabrik pulpen alias PT Zebra Asaba Industries terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu membuat Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy melakukan turun langsung mencari informasi terjadinya paparan Covid19 di lingkungan pabrik terletak di Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kuningan Jawa Barat, Rabu (23/6/2021).

"Kedatangan kami ke pabrik tadi, untuk mengetahui bagaimana bisa terjadi paparan Covid-19 di lingkungan tersebut," kata Nuzul Rachdy yang akrab disapa Zul saat memberikan keterangan kepada wartawan usai kunjungan ke lokasi pabrik tadi.

Saat melakukan kunjungan tadi, kata Zul melihat semua tata ruang disana cukup bersih dan mengikuti aturan kerja sesuai dengan standar operasional prosedur.

"Ya kami pastikan tadi melihat langsung. Semua sangat bagus sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur), tadi kebersihan juga sangat baik dan lingkungan pabrik cukup ketat tidak sembarang orang bisa masuk kesini," katanya.

Hasil tinjauan tadi, kata Zul mengaku bahwa dari hasil pengakuan pegawai di sana ada lima karyawan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dari kelima karyawan di sana kini sedang menjalani isolasi mandiri, dan semua bekerja seperti biasa," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved