Begini Penjelasan Dirut RSUD 45 Kuningan Soal BOR Nyaris Penuh dan 17 Karyawannya Positif Covid-19
Bed Occupancy Ratio ( BOR) atau keterisian ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan ( RSUD 45 Kuningan) sudah nyaris penuh.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Bed Occupancy Ratio ( BOR) atau keterisian ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan ( RSUD 45 Kuningan) sudah nyaris penuh.
Selain itu sebanyak 17 karyawan termasuk perawat di RSDU Kuningan terkonfirmasi positif Covid-19.
Kondisi tersebut dikatakan Dirut RSUD 45 Kuningan, dr Deki Saefullah saat ditemui di Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kuningan, Jalan Aruji – Kuningan, Senin (21/6/2021).
Baca juga: Jumlah Pasien Covid-19 Alami Lonjakan Besar, Manajemen RSDU 45 Kuningan Ubah Jam Layanan
Baca juga: Hanya 4 Kecamatan Yang Bukan Zona Merah Covid-19 di Majalengka, Sekda Khawatirkan Varian Delta
Karyawan dan tenga kesehatan di RSUD 45 Kuningan yang terkonfrimasi positif Covid-19 ini akibat, mereka kelelahan dalam memberikan pelayanan medis di lingkungan RS setempat.
“Iya mereka kelelahan akibat dari pemberian pelayanan saat bekerja itu sangat banyak.
Apalagi dalam beberapa waktu terakhir jumlah pasien alami lonjakan hingga kenaikan jumlah kasus Covid-19 juga,” ungkap Deki lagi.
Untuk mereka yang terkonfirmasi Covid-19, kata Deki mengaku bahwa mereka tengah melakukan isolasi mandiri dan ini merupakan hari ketujuh kegiatan penyembuhan.
“Mereka terkonfirmasi positif Covid-19 itu masuk hari ke tujuh dan sekarang sedang melakukan isoman (Isolasi mandiri) sebagai tahapan penyembuhan,” katanya.
Baca juga: VIDEO - Bupati Majalengka Positif Covid-19, Aktivitas Perkantoran Berjalan Seperti Biasa
Baca juga: 21 Orang Terpapar Virus Varian Delta, Satu Meninggal, Begini Penjelasan Satgas Covid-19 Karawang
Mengenai BOR di lembaga medis milik pemerintah, Deki mengklaim bahwa jumlah keterisian nyaris penuh.
“BOR di kita hampir penuh, untuk kuota paling ada seperempat dari jumlah keseluruhan,” katanya.
Untuk jumlah ruang isolasi mandiri di RSDU 45 Kuningan, kata Deki mengaku sebelum disediakan 40 ruang dan belum mendapat tambahan hingga total sebanyak 70 ruangan.
“Dari penambahan hingga sebanyak 70 bed itu dikhususkan bagi pasien Covid-19 dengan klasifikasi sedang berat atau pasien Covid-19 ini memiliki penyakit penyerta,” katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/suasana-rsud-45-kuningan.jpg)