Breaking News:

Jumlah Pasien Covid-19 Alami Lonjakan Besar, Manajemen RSDU 45 Kuningan Ubah Jam Layanan

Menurutnya calon pasien berdatangan dalam sehati itu ada sekitar 50 orang lebih. Hal itu jelas harus melakukan pembatasan dalam pelayanan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Petugas UPT Damkar Satpol PP Kuningan menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh ruangan dan bangunan RSUD 45 Kuningan, Rabu (26/8/2020). Penyemprotan dilakukan menyusul positif Covid-19 sebanyak 19 pegawai dan tenaga kesehatan RSUD 45 Kuningan. 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Jumlah pengunjung RSUD 45 Kuningan semakin meningkat alias alami lonjakan.
Manajemen lakukan kebijakan pelayanan dengan pembagian jam pada setiap waktunya.
Demikian hal itu dikatakan Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan, dr Deki Saefullah kepada Tribuncirebon.com, Senin (21/6/2021).
Menurutnya calon pasien berdatangan dalam sehati itu ada sekitar 50 orang lebih. Hal itu jelas harus melakukan pembatasan dalam pelayanan. 
“Iya untuk pasien per hari itu lebih dari 50 orang dan kami harus membatasi dengan pembagian jam pelayanan. Ketentuan dimaksud untuk menghindari terjadi kerumunan dan jumlah BOR sudah full,” katanya.
Suasana RSUD 45 Kuningan persis gerbang Instalasi Gawat Darurat
Suasana RSUD 45 Kuningan persis gerbang Instalasi Gawat Darurat (Ahmad Ripai - Tribun Cirebon)
Menyinggung soal belasan karyawan termasuk tenaga medis di RSUD 45 Kuningan terkonfirmasi positif covid-19, kata Deki mengaku tidak akan melakukan penutupan pelayanan seperti pengalaman sebelumnya.
“Untuk pelayanan tetap kami lakukan dan mudah-mudahan semua bisa terkendali dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,”katanya.
Sekedar informasi, keterisian ruang atau Bed Ocuppancy Rate (BOR) di Rumah Sakit Pemerintah hampir penuh.
Hal itu kontan memuat manajmen harus putar otak dalam menyediak ruangan untuk pasien covid-19.
“Dari total 40 ruang untuk pasien Covid-19, kami menambahkan BOR untuk Pasien di RSDU 45 Kuningan hingga sebanyak 70 ruangan dan 6 Bed itu tersedia di Ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat),” ungkap Dirut RSUD 45 Kuningan, dr Deki Saefullah kepada Tribuncirebon.com, di Dinas Komunikasi dan Informasi Kuningan, Senin (21/6/2021).
Dalam penangan pasein Covid-19, kata Deki mengaku telah membagi dan mengaktifkan kembali eks RS Citra Ibu untuk melangsungkan isolasi bagi pasein Covid-19.
“Jadi untuk penangan pasien Covid-19, jumlah 70 Bed di RSUD itu bagi pasien Covid-19 dengan katergori sedang berat atau mereka yang terpapar memiliki penyakit penyerta. 
Kemudian untuk ruang isolasi di eks RS Citra Ibu itu di peruntukan bagi pasien Covid-19 dengan kategori ringan sedang,”ujarnya.
Mengenai jumlah keterisin BOR, Deki mengkau dari julmlah 70 di RSDU 45 Kuningan itu ada sebanyak 6 bed yang berada di ruang IGD dan untuk ditempat pasien dengan cara menunggu alias antri.
“Iya,untuk BOR di RSUD sudah penuh dan tinggal 6 Bed lagi. Kemudian, jika di sii pasien itu juga harus mengantri dulu.
Nah, hal ini berbeda dengan ruang atau bed yang berada eks RS Citra Ibu, disana ketersedian itu ada sebanyak 50 bed dengan jumlah keterisian ada sebanyak 30 bed,” katanya.
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved