Breaking News:

Buntut Kasus Covid-19 Meningkat di Majalengka, Sekolah di Zona Merah Tak Bisa Gelar KBM Tatap Muka 

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Majalengka yang kemungkinan digelar bulan depan, kemungkinan kembali urung digelar.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Ahmad Suswanto, menyampaikan kemungkinan PTM batal dibuka terutama di daerah yang zona merah, Jumat (18/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Majalengka yang kemungkinan digelar bulan depan, kemungkinan kembali urung digelar.

Terutama, bagi sekolah yang berada di zona merah atau pun kuning.

Diketahui, ada 11 desa di Kabupaten Majalengka yang dinyatakan masuk zona merah akibat penyebaran kasus Covid-19 yang terlampau banyak.

Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, Ahmad Suswanto mengatakan, sesuai rapat koordinasi Covid-19 belum lama ini, daerah yang masuk zona merah maupun orange akan kembali tertunda kegiatan pembelajaran di sekolahnya.

Hal itu untuk mencegah terus bertambahnya kasus Covid-19, khususnya di lingkungan sekolah.

"Saat ini untuk desa yang berstatus zona merah jelas tidak boleh melaksanakan aktivitas pembelajaran tatap muka terbatas," ujar Ahmad saat dikonfirmasi, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Keterisian Tempat Tidur di Ruang Isolasi RSD Gunung Jati Kota Cirebon Hampir 100 Persen

Baca juga: Rumah Sakit & Gedung SKB Penuh Pasien Covid-19, Gedung GGM Jadi Tempat Isolasi Baru di Majalengka

Baca juga: BREAKING NEWS - Kembali Muncul Klaster Pabrik di Majalengka, 14 Orang Karyawan Positif Covid-19

Namun, dia mengatakan, jika nanti di tanggal 17 Juli yang akan datang status desa yang berzona merah tersebut mengalami perubahan yang lebih baik, maka kembali diperbolehkan.

Selama desa itu sudah masuk zona kuning dan zona hijau.

"Insya Allah, PGRI senantiasa untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk bersama-sama memonitor tentang situasi dan kondisi sekolah, termasuk desa yang betul-betul masuk zona merah atau zona orange itu jelas-jelas tidak boleh melaksanakan sekolah tatap muka terbatas," jelas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved