Puluhan Santri Majalengka Positif Covid
Puluhan Santri di Pondok Pesantren di Majalengka Terpapar Covid-19, Ini Reaksi Kodim 0617 Majalengka
Sebanyak 38 orang santri Pondok Pesantren Al-Qur'aniyyah Kecamatan/Kabupaten Majalengka dinyatakan positif Covid-19, Selasa (15/6/2021).
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Sebanyak 38 orang santri Pondok Pesantren Al-Qur'aniyyah Kecamatan/Kabupaten Majalengka dinyatakan positif Covid-19, Selasa (15/6/2021).
Mendengar kabar itu, sebagai bentuk ikhtiar memutus mata rantai penyebaran virus, Kodim 0617 Majalengka bergerak cepat menyalurkan ramuan herbal atau Wedang Uwuh Sereh Wangi untuk melawan virus mematikan tersebut.
"Malam tadi (Senin malam) saya dan Kepala BPBD Majalengka langsung menyambangi Pondok Pesantren dan membagikan ramuan herbal Wedang Uwuh bagi puluhan santri yang terpapar virus. Ini sebagai bentuk ikhtiar agar para santri kembali sembuh dari paparan virus corona," ujar Dandim 0617 Majalengka, Letkol Inf Andik Siswanto, Selasa (15/6/2021).
Menurut dia, pemberian gratis ramuan herbal ini sebagai upaya melindungi warga Majalengka dari Covid-19.
Tentunya, melalui Program Deteksi Lindungi Rakyat Majalengka atau Delirama.
Terlebih wedang uwuh sugih mukti sendiri, dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga bisa menangkal transmisi virus corona.
Karena ramuan ini terdiri dari rempah-remah herbal yang mampu menangkal dan melawan virus.
"Jangan lupa juga kita harus tetap disipilin dengan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan hindari kerumunan. Dan tetap jaga imunitas kita agar tidak lemah. Ini semua agar kita bisa bersama-sama dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ucapnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur'aniyah Majalengka, KH Yuyus Aspiyudin pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Dandim Majalengka yang telah perhatian dan peduli terhadap para santrinya.
"Alhamdulillah wedang uwuh pemberian Pak Dandim sudah kami eksekusi dan diberikan ke puluhan santri, termasuk saya sendiri yang terpapar virus," jelas dia melalui pesan singkatnya.
Menurut dia, para santrinya saat yang terpapar sedang melaksanakan isolasi mandiri di beberapa ruangan pondok pesantren.
Sebelum dialihkan ke tempat yang disediakan oleh Satgas Covid-19 Majalengka.
"Sementara yang isolasi kami sediakan di kelas dulu," katanya.