Breaking News:

Komplotan Begal di Cirebon Dibekuk Polisi, Satu Tersangka Ditembak, Selalu Ancam Korban dengan Golok

Polres Cirebon Kota membekuk komplotan begal yang beranggotakan empat orang.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
istimewa
Ilustrasi - 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Polres Cirebon Kota membekuk komplotan begal yang beranggotakan empat orang.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, mengatakan, mereka masing-masing berinisial HR, AL, IS, dan JS.

Mereka membegal korban di fly over Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, pada Rabu (8/5/2021) kira-kira pukul 01.30 WIB.

Baca juga: Dua Anggota Geng Motor Spesialis Begal Ditangkap Polisi Bandung, Mereka Selalu Tega Melukai Korban

Baca juga: Debt Collector Tewas Dikeroyok Warga di Subang, Diteriaki Begal Saat Ambil Motor, Meninggal di RS

"Modus mereka adalah mengancam menggunakan golok sehingga korbannya ketakutan," kata Imron Ermawan saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Kamis (10/6/2021).

Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara komplotan tersebut sengaja berkeliling mencari mangsa.

Saat melintasi fly over di Jalan Ahmad Yani, mereka mendapati korban yang mengendarai sepeda motor sendirian.

Selanjutnya komplotan itupun langsung memepet korban dan mengancam menggunakan golok agar segera menghentikan laju kendaraannya.

"Setelah berhenti, IS mengampiri korban dan meminta seluruh barang berharga yang dibawanya," kata Imron Ermawan.

Imron menyampaikan, korban yang tidak berdaya pun langsung menyerahkan ponselnya kemudian para tersangka langsung kabur.

Komplotan tersebut menjual ponsel kepada JS yang turut diamankan sebagai penadah barang hasil kejahatan.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pihaknya berhasil meringkus para tersangka pada Minggu (16/5/2021) malam

"IS berusaha melawan saat hendak diamankan, sehingga kami melakukan tidakan tegas dan terukur terhadap yang bersangkutan," ujar Imron Ermawan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved