Kabar Seleb
Gofar Hilman Diduga Lakukan Pelecehan Terhadap Seorang Wanita di Malang, Acak-acak Bagian Sensitif
Rupanya tak sampai di situ, tulis queenjojo. Tangan Gofar tiba-tiba memeluknya dari belakang. Lalu tangan Gofar masuk ke dalam bajunya.
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Ia pun mencoba untuk bicara kepada orang-orang terdekat dan beberapa di antaranya mendukung dia.
"Tapi nggak sedikit juga yang respon “lo terlalu hot sih” sorry I’ll never take it as a compliment," tulisnya.
Karena ada orang-orang yang mendukungnya, ia pun tak takut diserang fans Gofar gara-gara mengungkap kejadian itu ke publik.
Ia pun menyampaikan tujuh hal yang ditujukan kepada Gofar Hilman. Pertama, memint Gofar agar menyadari perbuatannya 3 tahun silam dan tidak akan mengulanginya kepada siapapun. Kedua, mengingatkan Gofar bahwa tidak semua orang mau melakukan apa saja dengan dia.
"Mengingatkan semua orang untuk berhati-hati dalam mengambil tindakan, walau pun di ruang publik," tulisnya.
Berikut pernyataan selanjutnya.
4. Mengingatkan semua orang bahwa dilecehkan di ruang publik sama sekali bukan sesuatu yang mengenakkan, jadi ke depannya kalau ada yang bercanda “dienakin kok nggak mau?” lagi, gua keplak pala lu.
5. Menolong orang yang dilecehkan di mana pun itu responsibility semua orang.
6. Jangan anggap remeh pelecehan sekecil apa pun, nggak semua orang bisa handle trauma dengan baik.
7. Agar semua orang yang berniat melakukan pelecehan ke siapa pun bisa mikir berkali-kali atas konsekuensi dari tindakan impulsif dan menjijikan itu. Good night!
Quweenjojo pun mengunggah video singkat saat ia dipeluk Gofar Hilman. Lalu ia pun menyertakan link video YouTube yang merekam acara party di Malang itu.
"Minta tolong kalau kamu ada di video kerumunan ini atau kamu kenal orang-orang yang mungkin ada di video ini dan menghubungi aku ke mereka, tolong dm aku yaa. Yang nggak berkepentingan minta tolong jangan dm dulu karena aku nggak terbiasa baca banyak dm," tulisnya.
Ia sekali lagi meminta tolong kepada siapapun yang berada di tempat kejadian yaitu Rumah Opa Malang pada 20 Agustus 2018 untuk bersaksi.
"Minta tolongg banget yang ada di Rumah Opa Agustus 2018 dan melihat kejadian itu, walau pun kamu yang teriak “dienakin kok nggak mau?” Aku maafin, tolong bantu aku. Aku butuh saksi karena nggak mudah cari bukti kejadian 3 tahun lalu, terlebih Rumah Opa udah tutup," tulisnya.
Quweenjojo pun mengaku sudah berkomunikasi dengan manajemen Gofar Hilman dan panitia acara. Namun panitia acara mengaku tidak melihat kejadian yang dialaminya.