Ini Jenis Gas yang Keluar dari Semburan di Desa Cipanas Cirebon
Petugas Kementerian ESDM, Jul Fadly, mengatakan, pengecekan itu merupakan skrining cepat untuk mengetahui kandungan gasnya.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Petugas Kementerian ESDM memeriksa kandungan gas di semburan Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
//
Mereka tampak menggunakan alat gas detector yang diikat pada batang bambu sepanjang kira-kira tiga meter.
Selanjutnya alat tersebut dicelupkan ke dalam genangan air yang meluap-luap di kolam semburan.
Petugas Kementerian ESDM, Jul Fadly, mengatakan, pengecekan itu merupakan skrining cepat untuk mengetahui kandungan gasnya.
"Tapi, alat ini bisa mengukur unsur gas yang keluar dari semburan," kata Jul Fadly saat ditemui di lokasi semburan, Sabtu (5/6/2021).
Ia mengatakan, dari hasil skrining itupun diketahui sedikitnya ada 3 unsur gas dari semburan tersebut.
Di antaranya, karbon dioksida (CO2), hidrogen sulfida (H2S), dan sulfur dioksida (SO2).
Pihaknya juga mengambil sampel gas di semburan untuk diteliti lebih lanjut di laboraturium.
Pasalnya, gas detector hanya mendeteksi lima unsur gas, sehingga tidak mendetail seperti pemeriksaan di laboraturium.
"Kami harus mengecek di lab untuk memastikan kandungan gasnya apa saja," ujar Jul Fadly.
Ia juga turut mengambil sampel lumpur di sekitar lokasi semburan untuk memiksa kandungan batuannya.
Hal itu diperlukan untuk mengecek gas yang keluar dari semburan telah melewati batuan apa saja yang berada di bawah permukaan tanah.