Breaking News:

Duit Menipis, Pengusaha Travel Haji di Indramayu Ini Terpaksa Jual Motor Demi Tutupi Operasional

Hal ini dialami Darul Falah Tour & Travel Indramayu yang berlokasi di Desa Singaraja Blok Kepolo, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Suasana Kantor Darul Falah Tour, Travel yang tampak sepi di Desa Singaraja Blok Kepolo, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jumat (4/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahma 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Keputusan pemerintah membatalkan ibadah haji 2021 membuat pengusaha travel haji dan umrah di Kabupaten Indramayu kian terpuruk.

Terlebih, pembatalan ibadah haji ini terjadi dalam dua tahun terakhir secara berturut-turut.

Hal ini dialami Darul Falah Tour & Travel Indramayu yang berlokasi di Desa Singaraja Blok Kepolo, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Sejak dua tahun terakhir, mereka mengaku tidak memiliki pemasukan sama sekali hingga harus menjual sejumlah barang untuk menutupi biaya operasional.

Direktur Darul Falah Tour & Travel, Ahmad Munsit Abdulillah mengatakan, ia pribadi sampai harus rela menjual motor kesayangannya.

"Alhamdulillah kami pemasukan tidak ada, tapi kami berusaha tegar," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (4/6/2021).

Direktur Darul Falah Tour & Travel, Ahmad Munsit Abdulillah, Jumat (4/6/2021).
Direktur Darul Falah Tour & Travel, Ahmad Munsit Abdulillah, Jumat (4/6/2021). (Tribun Cirebon/ Handhika Rahman)

Dampak lainnya, disampaikan Ahmad Munsit Abdulillah, ia harus kehilangan karyawan.

Karyawan yang bersangkutan mengundurkan diri karena merasa usaha travel yang dinaungi Ahmad Munsit Abdulillah tidak bisa mendapat pemasukan sama sekali.

"Travel dikelola oleh keluarga, tapi ada satu yang dari luar, hanya saja mungkin manusiawi, karyawan itu melihat kami tidak ada pemasukan jadi beliau mengundurkan diri," ujar dia.

Masih disampaikan Ahmad Munsit Abdulillah, semua pemberangkatan travel baik haji dan umrah, serta perjalanan wisata religi domestik di Darul Falah Tour & Travel sama sekali tidak berjalan.

Hal tersebut dikarenakan pandemi Covid-19 yang tidak kunjung reda.

Pantauan Tribuncirebon.com, suasana kantor Darul Falah Tour & Travel Indramayu sangat sepi.

Tidak ada aktivitas apapun di sana, Ahmad Munsit Abdulillah bahkan mengakui, usaha miliknya tersebut akibat pandemi ini menurun drastis.

"Dampaknya sangat kami rasakan, perbandingannya sampai 180 derajat dalam dua tahun terakhir," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved